Said Abdullah: Saatnya PDIP Jatim Punya Gubernur

avatar pusaran.net

pusaran.net - Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah membongkar strategi besar partainya untuk merebut kembali dominasi politik pada Pemilu 2029. Di hadapan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto, Said mengungkap PDIP Jatim kini membangun sistem pemetaan pemilih berbasis dashboard digital hingga tingkat tempat pemungutan suara (TPS), sekaligus memasang target merebut kursi Gubernur Jawa Timur.

Pernyataan itu disampaikan dalam konsolidasi internal PDIP yang dihadiri jajaran DPP, kepala daerah, anggota legislatif, hingga pengurus partai se-Jawa Timur.

Baca Juga: Megawati Hadiri Konsolidasi Internal PDIP Jatim di Surabaya

Said menegaskan, seluruh data kekuatan partai kini telah dipetakan secara detail, mulai dari kabupaten, kecamatan, kelurahan hingga TPS. Melalui dashboard tersebut, partai mengklaim mampu mengetahui wilayah yang menjadi basis kuat maupun daerah yang masih perlu diperkuat menjelang kontestasi politik 2029.

"Data kami sudah lengkap sampai tingkat TPS untuk menghadapi 2029," kata Said dalam laporannya di hadapan Megawati, Minggu (23/8/2026).

Said tak menutupi fakta bahwa PDIP mengalami penurunan kursi di Jawa Timur pada Pemilu 2024. Kursi DPR RI berkurang dari 20 menjadi 19, DPRD Provinsi turun enam kursi, sementara DPRD kabupaten/kota berkurang delapan kursi.

Namun, menurutnya, penurunan itu justru menjadi dasar evaluasi menyeluruh. Seluruh daerah pemilihan akan dibedah hingga level kelurahan dan TPS.

Salah satu langkah yang disiapkan ialah pengawasan ketat terhadap kegiatan reses anggota legislatif. Mulai awal 2027, seluruh anggota DPR RI dan DPRD Provinsi dari PDIP Jatim akan menerima penugasan lokasi reses secara terstruktur.

Partai juga akan mengukur efektivitas setiap kunjungan melalui survei internal setiap enam bulan.

Dalam paparannya, Said menegaskan sistem digital yang disiapkan partai akan mampu memverifikasi kehadiran anggota legislatif di lapangan.

Baca Juga: Hasto Respons Survei IPO, PDIP Pilih Evaluasi

Ia menyebut laporan tertulis semata tak lagi menjadi acuan karena lokasi kegiatan dapat terdeteksi melalui sistem IT internal partai.

"Tidak ada lagi laporan reses turun di titik A, tetapi ternyata tidak pernah turun di lokasi itu," tegasnya.

Target Besar: PDIP Ingin Punya Gubernur Jatim

Tak hanya membidik kemenangan legislatif, Said secara terbuka menyatakan ambisi PDIP merebut kursi Gubernur Jawa Timur pada Pilkada mendatang.

Baca Juga: Lesbumi PWNU Jatim: Sejarah NU Adalah Pilar Penting Sejarah Nasional

"Sudah waktunya PDI Perjuangan Jawa Timur punya Gubernur Jawa Timur," ujarnya yang disambut sorakan kader.

Di sisi lain, Said mengumumkan perubahan strategi kampanye partai. Mulai September mendatang, DPD PDIP Jatim akan menginstruksikan seluruh DPC untuk menghentikan pemasangan banner di ruang publik karena dinilai merusak lingkungan.

Sebagai gantinya, seluruh pengurus mulai dari DPD, DPC, PAC hingga ranting diwajibkan aktif di media sosial. Aktivitas kader nantinya akan dipantau melalui sistem pelaporan digital yang terintegrasi.

Selain itu, DPD PDIP Jatim juga akan menggelar survei internal berkala setiap enam bulan untuk mengukur efektivitas kerja politik kader di lapangan hingga menjelang Pemilu 2029. (pn2)

Berita Terbaru