pusaran.net - Petugas Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya langsung melakukan pembersihan di kompleks ruko San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, pascaledakan, Selasa pagi.
Pembersihan dilakukan untuk mengamankan area dari pecahan kaca dan material bangunan yang terdampak ledakan. Material tersebut dikhawatirkan membahayakan warga yang masih beraktivitas maupun melintas di sekitar lokasi.
Baca Juga: Polrestabes Surabaya: Ledakan Ruko San Antonio Diduga Akibat Gas LPG
Petugas menyisir sejumlah titik di kompleks ruko dan mengumpulkan pecahan kaca yang berserakan di sekitar bangunan. Pembersihan dilakukan sejak pagi hingga siang hari.
Komandan Rescue DPKP Kota Surabaya Didik Ari mengatakan, petugas fokus mengamankan material yang berpotensi membahayakan warga.
“Kami melakukan pembersihan terutama pecahan kaca dan material yang terdampak ledakan. Ini untuk mengantisipasi agar tidak ada warga yang terluka akibat material yang masih berserakan,” kata Didik.
Selain membersihkan pecahan kaca, petugas juga menangani sejumlah pintu ruko yang mengalami kerusakan akibat ledakan.
Beberapa pintu mengalami perubahan bentuk sehingga sulit dibuka. Petugas kemudian membuka paksa sebagian pintu untuk memastikan akses menuju bagian dalam bangunan kembali terbuka.
Baca Juga: Update Korban Ledakan San Antonio, Ini Kata Dokter
“Ada beberapa pintu yang terdampak ledakan dan kondisinya berubah bentuk sehingga sulit dibuka. Kami bantu membuka agar akses ke dalam bangunan bisa kembali dilakukan,” ujarnya.
Dalam proses pembersihan tersebut, DPKP Kota Surabaya mengerahkan 15 personel Rescue. Petugas juga mendapat bantuan dari BPBD untuk menangani pecahan kaca dan material yang berserakan.
Didik menyebut, pembersihan dilakukan secara bertahap dengan menyisir area sekitar lokasi ledakan.
“Personel yang kami turunkan sebanyak 15 orang dari Rescue, kemudian dibantu teman-teman dari BPBD. Kami bersihkan material yang ada di sekitar lokasi agar kondisi lebih aman,” jelasnya.
Baca Juga: Ledakan San Antonio Surabaya, Dua Korban Kritis Dirawat di ICU
Selanjutnya, unit pengangkut akan diterjunkan untuk mengangkut material hasil pembersihan.
“Setelah material dikumpulkan, nanti akan kami angkut menggunakan unit pengangkut sehingga tidak mengganggu aktivitas warga dan kondisi lokasi bisa lebih tertata,” tambah Didik.
Sementara itu, polisi masih melakukan pemeriksaan untuk mendalami penyebab ledakan yang terjadi di kompleks ruko tersebut. (pn1).
Editor : Wasi