KAI Daop 8 Surabaya Tertibkan Aset Rumah Dinas Bernilai Miliaran Rupiah

avatar pusaran.net
Foto : Suasana Penertiban rumah dinas PT KAI di Jalan Tapaksiring No. 6/II, Surabaya pada Sabtu (26/7/2025) kemarin (ist)
Foto : Suasana Penertiban rumah dinas PT KAI di Jalan Tapaksiring No. 6/II, Surabaya pada Sabtu (26/7/2025) kemarin (ist)

pusaran.net - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menertibkan salah satu aset rumah dinas milik perusahaan yang selama ini ditempati secara ilegal oleh pihak lain. Penertiban dilakukan pada Sabtu (26/7/2025) di Jalan Tapaksiring No. 6/II, Kelurahan Pacarkeling, Surabaya.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif menjelaskan, aset yang ditertibkan berupa lahan seluas 450,5 meter persegi dan bangunan seluas 300 meter persegi, dengan nilai aset mencapai lebih dari Rp2 miliar.

Baca Juga: Penumpang KAI Daop 8 Surabaya Tembus 6 Juta Sepanjang 2025

"Aset ini merupakan milik KAI dan sah secara hukum, berdasarkan Sertifikat Hak Pakai 05/2000 dan tercatat dalam aktiva perusahaan," tegas Luqman.

Luqman mengungkapkan bahwa selama ini aset tersebut telah ditempati oleh pihak yang tidak memiliki legalitas, bahkan disewakan secara ilegal kepada pihak ketiga. Penghuni juga sudah bertahun-tahun tidak memenuhi kewajiban membayar sewa kepada KAI selaku pemilik aset.

Baca Juga: KA Barang Aksa Cargo Anjlok di Pasar Turi, Warga Kaget Suara Dentuman

Sebelum dilakukan penertiban, KAI telah menempuh berbagai langkah persuasif, termasuk menawarkan perjanjian sewa secara resmi. Namun karena tidak ada itikad baik, KAI akhirnya mengirimkan surat peringatan sebanyak tiga kali hingga proses penertiban dilakukan.

"KAI Daop 8 Surabaya akan terus melakukan monitoring dan penertiban terhadap aset-aset milik perusahaan yang masih digunakan pihak lain tanpa ikatan hukum. Mari bersama kita jaga aset negara demi kepentingan bersama," pungkasnya.(pn1)

Baca Juga: Layanan Lost & Found KAI Pulihkan 1.839 Barang Senilai Rp1,26 M


Jika Anda ingin versi yang lebih pendek, bergaya straight news, atau headline alternatif, saya siap bantu.

Berita Terbaru