pusaran.net - Kereta Api (KA) Barang Aksa Cargo (KA 2519) relasi Kalimas–Tanjung Priok mengalami anjlok di petak jalan Mesigit–Surabaya Pasar Turi, Rabu (19/11/2025) sekitar pukul 08.04 WIB. Tiga gerbong keluar dari jalur dan berhenti tepat di dekat kawasan permukiman padat penduduk.
Dentuman keras saat gerbong anjlok membuat warga sekitar kaget dan panik. Lokasi kejadian berada tak jauh dari perkampungan padat serta pasar pagi yang ramai oleh pedagang sembako dan sayuran.
Baca Juga: Penumpang KAI Daop 8 Surabaya Tembus 6 Juta Sepanjang 2025
“Kejadiannya tadi pagi jam 8. Suaranya keras sekali ketika gerbong keretanya anjlok. Warga sekitar banyak yang kaget dan lari ketakutan menghindari kereta anjlok tersebut, takut ketabrak,” ujar Mat Munir, warga setempat.
KAI Daop 8 Surabaya bergerak cepat melakukan penanganan. Gerbong yang tidak terdampak anjlokan dievakuasi lebih dulu ke Depo Sidotopo dan Stasiun Surabaya Pasar Turi. Alat berat juga dikerahkan untuk mengangkat serta mengevakuasi gerbong yang keluar jalur.
Baca Juga: Layanan Lost & Found KAI Pulihkan 1.839 Barang Senilai Rp1,26 M
Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menyampaikan permohonan maaf atas gangguan perjalanan yang terjadi.
“Kami memohon maaf kepada seluruh pelanggan dan masyarakat atas gangguan perjalanan pagi ini. Tim kami telah bergerak cepat mengevakuasi rangkaian dan menormalisasi jalur agar perjalanan kereta kembali aman dan lancar. Kami memastikan seluruh proses dilakukan sesuai prosedur keselamatan,” ujarnya.
Baca Juga: Kereta, Kota, dan Kepercayaan yang Terus Bergerak
Hingga siang hari, proses evakuasi gerbong dengan alat berat masih berlangsung. Petugas berupaya mempercepat normalisasi jalur agar operasional kereta api dapat kembali berjalan seperti biasa. (pn1)
Editor : Wasi