pusaran.net - Pemerintah menegaskan komitmennya membangun generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing global melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Program strategis nasional ini tidak hanya menyasar pemenuhan gizi anak, tetapi juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat di daerah.
Baca Juga: 293 Santri Manbaul Hikam Tumbang Usai Santap MBG
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi MBG yang digelar di Gedung Balas Klumprik, Kecamatan Wiyung, Kota Surabaya, Sabtu (8/2). Ratusan warga tampak antusias mengikuti sosialisasi yang dimulai pukul 13.00 WIB tersebut.
Anggota Komisi IX DPR RI, Indah Kurniawati, menegaskan bahwa MBG merupakan bagian dari upaya besar pemerintah dalam membangun sumber daya manusia unggul. Menurutnya, pemenuhan gizi seimbang menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi masa depan yang berkualitas.
“Program ini sejalan dengan Asta Cita keempat Presiden RI Prabowo Subianto, yakni membangun sumber daya manusia Indonesia yang sehat, kuat, bermartabat, dan berdaya saing global,” ujar Indah.
Ia menekankan bahwa pembangunan SDM tidak semata diukur dari indikator fisik seperti tinggi badan atau angka stunting, tetapi juga dari kualitas hidup secara menyeluruh.
Baca Juga: Said Abdullah: Saatnya PDIP Jatim Punya Gubernur
Atas dasar itu, pemerintah menghadirkan Program MBG dan membentuk Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai lembaga khusus yang bertanggung jawab atas pelaksanaannya.
Indah juga mendorong masyarakat untuk terlibat aktif sebagai pemangku kepentingan, mulai dari proses produksi bahan pangan oleh petani, pengolahan di dapur, hingga distribusi makanan bergizi kepada anak-anak.
“Program MBG ini diharapkan berjalan berkelanjutan dan menjadi investasi strategis menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Baca Juga: Hasto Respons Survei IPO, PDIP Pilih Evaluasi
Komisi IX DPR RI, yang membidangi kesehatan dan ketenagakerjaan, menjadikan MBG sebagai salah satu fokus utama dalam pembenahan kualitas hidup masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, Komisi IX bermitra dengan Badan Gizi Nasional serta sejumlah lembaga dan kementerian strategis, seperti BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, BPOM, dan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemenduk Bangga/BKKBN). (pn2)
Editor : Wasi