Program MBG, Terobosan Strategis Pemerintah Atasi Masalah Gizi

avatar pusaran.net

pusaran.net - Komisi IX DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) terus mengakselerasi implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

Program ini dinilai menjadi fondasi penting dalam mencetak sumber daya manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Baca Juga: MBG Dorong Gizi dan Ekonomi Warga Surabaya

Sosialisasi Program MBG kali ini digelar di Balai Penambangan, Desa Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (6/2/2026), mulai pukul 13.00 WIB.

Kegiatan tersebut diikuti ratusan peserta yang terdiri dari warga dan tokoh masyarakat setempat, menandakan tingginya antusiasme publik terhadap program prioritas nasional tersebut.

Anggota Komisi IX DPR RI, Indah Kurniawati, yang berhalangan hadir secara langsung, menyampaikan pesan melalui sambungan video daring. Ia menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan upaya konkret negara dalam memastikan pemenuhan kebutuhan gizi kelompok rentan.

“Program Makan Bergizi Gratis bertujuan memberikan asupan gizi secara gratis kepada anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, serta kelompok masyarakat yang membutuhkan,” ujar Indah Kurniawati dalam rilisnya,Minggu (8/2/2026)

Ia menjelaskan, Komisi IX DPR RI bersama Kementerian Kesehatan, Kementerian Ketenagakerjaan, serta Badan Gizi Nasional memiliki peran krusial dalam memastikan program MBG berjalan optimal dan tepat sasaran di seluruh wilayah Indonesia.

Baca Juga: Pembentukan SPPG, Upaya Nyata Dorong Gizi dan Ekonomi Warga

Lebih lanjut, Indah menekankan bahwa Program MBG selaras dengan Asta Cita keempat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yakni membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, profesional, dan berdaya saing global.

“Jika pembangunan sumber daya manusia dapat dilaksanakan dengan baik, maka Program MBG akan menjadi salah satu fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju,” tambahnya.

Menurutnya, keberhasilan Program MBG tidak hanya bergantung pada peran pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, khususnya para orang tua sebagai pengawal dan pengawas bagi anak-anak penerima manfaat.

Baca Juga: Sosialisasi MBG di Sidoarjo, Arzeti Soroti Kolaborasi untuk Cetak SDM Unggul

“Dengan pengawasan bersama, terutama dari orang tua, program MBG dapat berjalan secara optimal dan tepat sasaran,” jelasnya.

Sebagai penutup, pemerintah mengajak seluruh elemen bangsa untuk berkomitmen bersama dalam menyukseskan Program MBG demi mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045.

Generasi yang sehat secara fisik diyakini akan tumbuh menjadi generasi yang unggul secara intelektual, matang secara emosional, serta memiliki daya saing tinggi di masa depan. (pn2)

Berita Terbaru