MBG Dorong Gizi dan Ekonomi Warga Surabaya

avatar pusaran.net

pusaran.net - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disosialisasikan kepada masyarakat sebagai upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Komitmen tersebut dapat dilihat dari kegiatan sosialisasi program MBG seperti yang digelar di Yayasan Pesantren Terpadu Daarul Muttaqien, Surabaya, Sabtu (16/5).

Baca Juga: Surabaya Kembali Raih WTP, Catat 14 Kali Berturut-turut

Kegiatan sosialisasi program MBG kali ini turut dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Arzeti Bilbina, Direktorat Kerja Sama dan Kemitraan Badan Gizi Nasional (BGN), Imam Bachtiar Farianto, S.Sos., M.Si, Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Kurnia Sitompul, M.Gizi, Sp.GK, AIFO-K.

Dalam sambutannya, Dr. Arzeti Bilbina menegaskan pentingnya peran keluarga, khususnya para ibu, dalam menyiapkan generasi sehat dan unggul melalui pemenuhan gizi yang baik sejak dini.

“Kualitas generasi emas Indonesia tahun 2045 sangat ditentukan oleh apa yang kita persiapkan hari ini. Asupan nutrisi dan gizi yang baik adalah kunci, dan para ibulah yang memegang kendali utama di dalam keluarga,” ujar Arzeti dalam rilisnya, Senin (18/5/2026).

Ia menjelaskan bahwa Program MBG bukan hanya berfokus pada pemenuhan gizi seimbang bagi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat di tingkat akar rumput.

Baca Juga: RICH Pakal, Kelas Inggris Gratis untuk Anak Diserbu Warga Surabaya

Menurutnya, program ini akan mendorong peningkatan ekonomi lokal melalui pemanfaatan bahan pangan daerah sekaligus membuka peluang kerja baru bagi masyarakat.

“Bahan baku pangan akan bersumber dari potensi daerah sekitar, sehingga mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat bawah. Selain itu, proses produksi dan distribusi makanan bergizi ini juga membuka lapangan kerja baru bagi warga lokal,” tambahnya.

Investasi gizi memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan kualitas intelegensi dan produktivitas masyarakat. Ia juga mengajak masyarakat untuk mulai menerapkan pola hidup dengan prinsip gizi seimbang.

Baca Juga: Buang Rumen Kurban ke Sungai Masih Terjadi

Program MBG dirancang untuk menyerap bahan pangan lokal dan menciptakan pasar baru bagi para petani, nelayan, hingga pelaku UMKM daerah melalui sistem Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Melalui sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi seimbang sekaligus mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu langkah strategis meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. (pn2)

Berita Terbaru