pusaran.net – Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (KODRAT) Jawa Timur bakal menerjunkan skuat terbaik dalam dua ajang nasional, yakni Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) di Solo pada 19–27 September 2025 dan Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri di Kudus pada 26 Oktober 2025.
Ketua Harian Kodrat Jatim, Erwin H. Poedjono, mengatakan sebanyak 47 atlet telah mengikuti training center (TC) sejak Agustus lalu. Rinciannya, 23 atlet diproyeksikan untuk POMNAS dan 24 atlet disiapkan untuk PON Bela Diri. TC kelas tarung digelar di Surabaya, sementara kelas seni dipusatkan di Malang.
Baca Juga: KONI Jatim Matangkan PON Bela Diri 2026, Delapan Cabor Dipanggil
“Karena jarak waktu POMNAS dan PON Bela Diri berdekatan, kami siapkan dua tim berbeda. Jika dipaksakan, recovery terlalu singkat dan bisa berisiko cedera,” ujar Erwin.
Untuk POMNAS, Jatim menurunkan 19 atlet, terdiri dari 13 atlet kelas tarung dan 6 atlet kelas seni. Empat atlet kelas seni tereliminasi akibat sistem promosi-degradasi. Sementara untuk tim PON Bela Diri, nama atlet masih menunggu keputusan akhir, namun Erwin memastikan Jatim akan tampil full team di semua kelas.
Baca Juga: Delta Run Juara Fun Relay Surabaya, Atmosfer “Perang Kecepatan” Panaskan Road to Suroboyo 10K
“Tahun ini tidak ada Kejurnas, sehingga POMNAS dan PON Bela Diri kami anggap sebagai tolok ukur. Hasilnya akan menjadi evaluasi apakah atlet layak masuk Pulstada untuk PON 2026,” tegasnya.
Menanggapi isu keterbatasan kuota tim PON Bela Diri Jatim akibat anggaran yang terkendala Permenpora No 14 Tahun 2024, Erwin enggan berkomentar lebih jauh. Ia hanya menekankan agar regulasi tidak mengorbankan atlet.
Baca Juga: Eri Cahyadi Matangkan Strategi Surabaya Sambut Porprov Jatim 2027
“Yang penting jangan sampai atlet jadi korban. Mereka sudah berlatih keras, jauh dari keluarga, dan berkorban demi prestasi,” pungkasnya. (pn1)
Mau saya buatkan juga judul alternatif yang lebih singkat dan catchy untuk berita ini?
Editor : Wasi