pusaran.net - Turnamen Bank Jatim JConnect Cup 2026 tak hanya menghadirkan persaingan sengit di lapangan futsal. Ajang yang berlangsung pada 27–28 Juni 2026 di Surabaya itu menjelma menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi antar-Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Indonesia.
Sebanyak 10 BPD dari berbagai provinsi ambil bagian dalam turnamen edisi kedua tersebut. Selain Bank Jatim sebagai tuan rumah, peserta berasal dari Bank NTT, Bank bjb, Bank BPD DIY, Bank NTB Syariah, Bank Jakarta, Bank Jateng, Bank Kaltimtara, Bank Kalbar, dan Bank Lampung.
Baca Juga: FHI Jatim dan Unesa Siapkan SDM Pertandingan Berstandar Internasional
Wakil Direktur Utama Bank Jatim, R. Arief Wicaksono, menegaskan keberhasilan penyelenggaraan JConnect Cup 2026 menjadi bukti bahwa olahraga mampu menjadi sarana efektif membangun kolaborasi yang lebih erat di lingkungan BPD.
"Selama dua hari kegiatan ini berjalan dengan baik, lancar, dan sukses. Ini membuktikan bahwa tujuan turnamen bukan hanya mengejar prestasi olahraga, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan kerja sama seluruh BPD peserta," ujar Arief, Minggu (28/6/2026).
Menurutnya, atmosfer kebersamaan menjadi nilai utama dalam penyelenggaraan turnamen. Kehadiran para direksi dari masing-masing BPD turut memperlihatkan besarnya komitmen untuk mempererat hubungan antarlembaga melalui pendekatan yang lebih cair di luar forum formal.
Arief mengungkapkan, antusiasme peserta pada tahun ini meningkat dibandingkan edisi sebelumnya. Bertambahnya jumlah peserta serta dukungan langsung jajaran direksi menjadi indikator bahwa JConnect Cup mulai berkembang sebagai agenda yang dinantikan setiap tahun.
"Direksi dari masing-masing BPD hadir langsung memberikan dukungan. Ini menunjukkan antusiasme yang luar biasa dan memperkuat makna turnamen sebagai ajang membangun sinergi," katanya.
Baca Juga: BRIDA Surabaya Ubah Sampah Plastik Mangrove Jadi Bahan Bakar
Ia menilai olahraga menjadi media yang efektif untuk memperkuat komunikasi dan membuka peluang kolaborasi antarlembaga perbankan daerah.
"Forum futsal seperti ini menjadi fasilitas untuk membangun kebersamaan sekaligus menguatkan kerja sama antar-BPD," tambahnya.
Dari sisi prestasi, Bank Jatim juga menunjukkan peningkatan signifikan. Setelah gagal menembus semifinal pada penyelenggaraan tahun lalu, tim futsal Bank Jatim berhasil finis di posisi ketiga pada JConnect Cup 2026.
Baca Juga: Demo Ricuh! Massa Serbu Grahadi dan Lempari Polisi
Meski belum meraih gelar juara, capaian tersebut dinilai menjadi modal penting untuk menghadapi turnamen berikutnya. Arief mengakui persaingan semakin ketat, terutama menghadapi tim-tim kuat seperti Bank Jakarta yang memiliki kualitas permainan tinggi.
"Kami bersyukur tahun ini bisa meraih juara tiga. Tahun depan tentu target kami lebih tinggi. Dengan persiapan yang lebih matang dan talenta yang lebih baik, kami optimistis bisa menjadi juara," tandasnya.
Keberhasilan penyelenggaraan Bank Jatim JConnect Cup 2026 memperlihatkan bahwa olahraga tidak hanya melahirkan kompetisi, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam membangun jejaring, memperkuat kolaborasi, serta mempererat soliditas Bank Pembangunan Daerah di tingkat nasional. (pn3)
Editor : Wasi