pusaran.net - Ketua DPRD Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, menjalani tes narkoba di kantor Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Surabaya, Senin (4/8/2025). Tes ini dilakukan sebagai respons atas desakan dari Aliansi Madura Indonesia (AMI) dan menunjukkan hasil negatif dari tujuh parameter narkotika.
"Ya, hari ini saya datang ke kantor BNNK Surabaya dan saya memenuhi permintaan dari AMI untuk melakukan uji narkoba dalam tubuh saya," ujar Adi usai menjalani pemeriksaan.
Baca Juga: Idul Adha, PDIP Jatim Salurkan 468 Sapi Kurban
Adi menegaskan, pemeriksaan tersebut penting untuk menjaga marwah lembaga dan kepercayaan publik, terutama terhadap dirinya sebagai pimpinan dewan.
"Alhamdulillah saya mendapatkan pelayanan yang baik dan cepat. Terima kasih atas pelayanannya BNN dan juga Kepala BNNK, Pak Komisaris Besar Heru Prasetyo," tuturnya.
Politisi PDI Perjuangan itu menambahkan, hasil tes menyatakan bahwa dirinya tidak terindikasi menggunakan narkotika atau obat-obatan terlarang.
Lebih lanjut, Adi menyampaikan bahwa langkah ini menjadi bagian dari komitmen pribadi dalam mendukung upaya pemberantasan narkoba, khususnya di kalangan generasi muda.
Baca Juga: Syaifuddin Zuhri Gantikan Almarhum Adi Sutarwijono Jabat Ketua DPRD Surabaya
“Komitmen saya adalah terus mendukung pemberantasan narkotika dan obat-obat terlarang. Generasi muda Surabaya jangan sampai terkontaminasi oleh narkoba,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala BNNK Surabaya Kombes Pol Heru Prasetyo mengapresiasi langkah Adi yang dinilai memberi contoh baik kepada masyarakat.
“Saya ucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Ketua DPRD Kota Surabaya yang pagi ini melaksanakan kegiatan deteksi dini pemeriksaan urine. Beliau memberikan suri teladan yang baik,” katanya.
Heru menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan Perda Kota Surabaya Nomor 8 Tahun 2024 yang mengamanatkan program deteksi dini penyalahgunaan narkoba.
Baca Juga: Kokain 22 Kg dari Pesisir Sumenep Dimusnahkan
Senada dengan itu, dr. Putri Damayanti dari tim rehabilitasi BNNK Surabaya menyatakan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan urine Adi bersih dari seluruh parameter narkotika.
“Hasil tes urinnya menggunakan tujuh parameter, dan semuanya negatif. Tidak mengandung narkotika,” ungkapnya.
Di akhir pernyataannya, Adi mengajak para anggota DPRD lainnya, khususnya dari Fraksi PDIP, untuk turut serta melakukan tes serupa sebagai bentuk komitmen nyata DPRD dalam melawan narkoba.
“Kita di DPRD punya komitmen 100 persen untuk mencegah dan menangkal peredaran narkotika dan obat-obat terlarang,” pungkasnya. (pn2)
Editor : Wasi