pusaran.net - Dugaan keterlibatan seorang warga binaan dalam upaya penyelundupan narkotika ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya terungkap setelah petugas menggagalkan penyelundupan sabu yang dibawa seorang pengunjung perempuan berinisial TS, Rabu (1/7/2026).
TS diamankan saat hendak melakukan layanan kunjungan setelah petugas curiga dengan sikapnya yang terlihat gelisah dan sempat menolak diperiksa. Kecurigaan itu terbukti setelah tim penggeledah menemukan satu paket diduga sabu yang disembunyikan di dalam kemasan susu.
Baca Juga: Kinerja SIER Melesat, Laba Bersih Naik 56 Persen
Dari hasil pemeriksaan awal, TS mengaku hanya menjalankan perintah seorang warga binaan berinisial AA yang berada di dalam rutan.
"Pengunjung berinisial TS ini mengaku disuruh oleh salah satu warga binaan kami yang berinisial AA," ujar Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, Rabu (1/7/2026).
Menurut Tristiantoro, keberhasilan menggagalkan penyelundupan tersebut menjadi bukti bahwa sistem pemeriksaan terhadap setiap pengunjung berjalan ketat. Kejelian petugas di area layanan kunjungan menjadi kunci terbongkarnya upaya memasukkan barang terlarang ke dalam rutan.
Baca Juga: Denny Caknan Siap Guncang Soft Launching Creative Hub SUBEC Surabaya
"Tim penggeledah berhasil menggagalkan barang tersebut saat TS akan melakukan layanan kunjungan. Kecurigaan tim penggeledah ternyata menemukan paket diduga sabu yang disembunyikan melalui kemasan susu. Seluruh pihak yang terbukti dalam penyelundupan tersebut diserahkan kepada Polresta Sidoarjo untuk penyelidikan lebih lanjut," katanya.
TS beserta barang bukti telah diserahkan kepada Satuan Reserse Narkoba Polresta Sidoarjo. Aparat kepolisian kini mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap dugaan jaringan peredaran narkotika yang melibatkan warga binaan maupun pihak lain di luar rutan.
Baca Juga: FGD RKTR Surabaya 2026: Penataan Ruang Terintegrasi untuk Masa Depan
Kasus ini sekaligus menjadi peringatan bahwa berbagai modus penyelundupan narkotika terus berkembang. Karena itu, pengawasan terhadap pengunjung dan barang bawaan di lingkungan pemasyarakatan akan terus diperketat guna mencegah masuknya narkoba ke dalam rutan. (pn3)
Editor : Wasi