IDI Bersatu Bela dr. Faradina: Kekerasan Bukan Jalan Keluar

pusaran.net

Berikut saya buatkan draft berita versi pusaran.net dengan judul yang Anda minta:


IDI Bersatu Bela dr. Faradina: Kekerasan Bukan Jalan Keluar

Baca juga: Ruang Operasi RSUD dr Soetomo Terbakar

pusaran.net – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) bersama sejumlah organisasi profesi kedokteran menyatakan sikap tegas mengecam kasus penganiayaan yang menimpa dr. Faradina, dokter RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH) Surabaya. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (25/8/2025) saat dokter muda itu tengah menjalankan tugasnya.

Dalam pernyataan resminya, IDI menegaskan bahwa kekerasan terhadap tenaga medis tidak bisa ditoleransi dalam bentuk apa pun. “Kekerasan bukan jalan keluar. Dokter bertugas menyelamatkan nyawa manusia, sudah semestinya mendapatkan perlindungan, bukan justru menjadi korban,” tegas Ketua IDI Surabaya.

Baca juga: Waron Hospital Resmi Soft Opening, Usung Konsep “Heal in Happy Way”

Organisasi profesi seperti Persatuan Dokter Spesialis dan Perhimpunan Dokter Muda Indonesia turut mendukung sikap IDI. Mereka mendesak aparat penegak hukum segera mengusut tuntas kasus ini serta memberikan sanksi tegas kepada pelaku.

Selain itu, IDI juga mendorong pemerintah daerah dan pihak rumah sakit memperkuat sistem keamanan di fasilitas kesehatan. “Lingkungan kerja yang aman adalah hak setiap tenaga medis. Ini penting agar dokter dan tenaga kesehatan dapat bekerja maksimal tanpa rasa takut,” tambah pernyataan tersebut.

Baca juga: Penghargaan untuk 425 Pendonor, Tiga Miliki Rhesus Negatif Langka

Kasus ini memantik solidaritas luas di kalangan tenaga kesehatan. Sejumlah komunitas dokter di Surabaya bahkan berencana menggelar aksi solidaritas damai sebagai bentuk dukungan moral bagi dr. Faradina dan penolakan terhadap segala bentuk kekerasan. (pn3).

Editor : Wasi

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru