pusaran.net - Kepulan asap tebal mendadak menyelimuti ruang operasi lantai 5 RSUD dr Soetomo Surabaya pada Jumat (15/5/2025), setelah diduga terjadi korsleting listrik di area yang dipenuhi peralatan medis tersebut. Meski api tidak sempat membesar, situasi berubah kritis karena asap cepat memenuhi ruangan tertutup dan menyebar ke beberapa lantai gedung.
Kondisi itu memicu evakuasi darurat pasien yang tengah menjalani perawatan. Proses penyelamatan dilakukan secara cepat oleh tim rumah sakit bersama petugas pemadam kebakaran untuk menghindari risiko paparan asap lebih lanjut.
Baca Juga: Surabaya Kembali Raih WTP, Catat 14 Kali Berturut-turut
Ketua Tim Kerja Operasional Pemadam Kebakaran Surabaya, Trianjaya, mengatakan laporan pertama diterima pukul 06.33 WIB. Petugas tiba di lokasi sekitar enam menit kemudian.
“Kalau melihat apinya tidak besar, cuma asapnya yang sudah terakumulasi di dalam ruangan sehingga risikonya besar untuk pasien,” ujar Trianjaya di lokasi kejadian.
Menurutnya, titik awal kejadian berada di ruang operasi lantai 5, sementara lantai 6 merupakan area ICU. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik, mengingat banyaknya perangkat elektronik medis di lokasi tersebut.
“Dugaan sementara kita belum ketahui pasti, cuma kemungkinan besar ada korsleting listrik karena berada di ruang operasi,” katanya.
Saat kejadian, ruang operasi diduga masih dalam kondisi aktif digunakan untuk tindakan medis, meski hal tersebut belum dapat dipastikan secara detail oleh petugas di lapangan.
Baca Juga: RICH Pakal, Kelas Inggris Gratis untuk Anak Diserbu Warga Surabaya
Dalam waktu singkat, asap tebal menjalar melalui struktur gedung yang memiliki banyak sekat. Dampaknya tidak hanya terbatas di lantai 5, tetapi juga merembet ke lantai lain.
“Asapnya sampai ke lantai 6. Bahkan lantai 4, 3, dan 2 juga sempat terimbas karena masih satu gedung,” ujar Trianjaya.
Situasi paling kritis terjadi saat proses evakuasi pasien dilakukan. Dua pasien berhasil dikeluarkan dalam kondisi darurat, dengan satu di antaranya dilaporkan kritis dan satu lainnya meninggal dunia.
“Yang sempat kita evakuasi tadi dua. Yang satu kondisinya kritis, yang satu sudah MD (meninggal dunia),” katanya.
Baca Juga: Buang Rumen Kurban ke Sungai Masih Terjadi
Ia menambahkan, korban diduga terdampak langsung oleh paparan asap tebal di dalam gedung.
“Karena mungkin pengaruh asap ya, karena asapnya juga lumayan,” ujarnya.
Api sendiri berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.35 WIB. Setelah itu, petugas melanjutkan proses pendinginan serta pengecekan untuk memastikan tidak ada titik api maupun asap yang tersisa di dalam gedung. (pn1)
Editor : Wasi