Pusaran.Net - Komisi D DPRD Kota Surabaya meminta Pemerintah Kota (Pemkot) berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan kalau ingin membentuk karakter siswa melalui pembenahan pola pembelajaran.
"Pemkot segera koordinasi dengan dinas kesehatan. Tujuannya adalah untuk mengetahui dapat diserap secara efektif atau tidak,"kata Tjutjuk Supariono, anggota komisi D DPRD Kota Surabaya, Senin (10/10/2022).
Baca juga: Anas Karno Resmi Duduki Kursi DPRD Surabaya Lewat PAW
Politisi asal PSI ini menambahkan, pembentukan karakter siswa melengkapi kurikulum Merdeka. Kendati begitu, ia menekankan agar konsepnya diracik sedemikian rupa, agar siswa tidak hanya capek dengan sajian mata pelajaran.
Harus dibuat having fun, atau dibuat seperti sinau bareng," kata Tjutjuk
Baca juga: Komisi D DPRD Surabaya Minta Sekwan Sediakan Smoking Area
Menurutnya, pembentukan karakter sangat penting, apalagi menyasar siswa SD-SMP di Kota Pahlawan. Dengan karakter, iya meyakini nilai nilai kebangsaan tidak akan pernah luntur.
"Karakter itu jangan sampai luntur. Kita harus tetap punya watak, karakter bangsa ini yang nasionalis dan religius." papar Tjutjuk.
Baca juga: Ramadan Penuh Berkah, DPRD Surabaya Santuni Anak Yatim
Ketua Fraksi PSI ini mencontohkan. Ketika Timnas usia 17 selesai bertanding. Mereka mencium tangan orang yang lebih tua. Menurutnya, ini merupakan nilai atau norma yang tetap harus dirawat. Mengingat sudah mulai terdegradasi.
"Jadi ketika ada pembentukan karakter Indonesia yang dulu, ramah, sopan kan malah mencerminkan sesuatu yang baru." beber Tjutjuk. (ADV)
Editor : Wasi