300 Karya Seni Hadir di Pameran “Border, Threshold, and Beyond” Surabaya

avatar pusaran.net

pusaran.net - Pameran seni kontemporer ARTSUBS 2026 kembali dibuka di Balai Pemuda, Kota Surabaya, pada Sabtu (19/9/2026). Dalam pameran bertajuk “Border, Threshold, and Beyond” ini ada lebih dari 300 karya seni yang ditampilkan oleh sekitar 120 seniman. 

Kegiatan tahunan ini kembali digelar sebagai upaya mendukung pengembangan ekonomi kreatif dan menarik lebih banyak wisatawan berkunjung ke Kota Surabaya. Selain itu, juga untuk mendukung pengembangan ekosistem seni yang berkelanjutan ke depannya.

Baca Juga: Digitalisasi Parkir Surabaya Capai 1.541 Titik,

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi yang diwakili oleh Staf Ahli Wali Kota Surabaya Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, drg. Bisukma Kurniawati mengatakan, bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) mendukung dan mengapresiasi pameran seni kontemporer yang digelar setiap tahun tersebut. Di pameran ini, masyarakat Kota Surabaya dapat menikmati karya seni yang ditampilkan. 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara, para seniman, dan seluruh warga Kota Surabaya. Mari kita ramaikan dan waktunya lumayan lama, karena tidak cukup satu hari untuk bisa melihat,” kata drg. Bisukma. 

Di momen tersebut, drg. Bisukma turut mengajak masyarakat dan pecinta seni untuk menikmati ratusan karya seni kontemporer yang disajikan oleh ratusan seniman dari berbagai daerah. Kegiatan tersebut digelar mulai 19 September - 8 November mendatang.

Dirinya berharap, melalui kegiatan ini Pemkot bisa menambah lebih banyak lagi ruang untuk seniman memamerkan karyanya. Saat ini, lanjut dia, Pemkot telah memiliki sejumlah museum yang dapat digunakan untuk pameran seni seperti ARTSUBS. 

Baca Juga: Digitalisasi Parkir Tanjung Anom Dongkrak Pendapatan Rp80 Juta/Bulan

“Di Surabaya sudah ada museum di Kota Lama, yaitu museum Bank Indonesia dan beberapa museum lainnya. Kami berharap nantinya pecinta seni di Surabaya dapat menikmati kesenian-kesenian lain yang hadir di Kota Surabaya,” harapnya. 

Sementara itu, Direktur ARTSUBS 2026, Rambat menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Surabaya yang telah memberikan kesempatan untuk para seniman memamerkan karyanya di Balai Pemuda. “Terima kasih juga kepada para seniman yang sudah menampilkan karya terbagusnya, semoga bisa memberikan pencerahan bagi yang melihat karya-karyanya,” ujar Rambat.

Di samping itu, Kurator ARTSUBS 2026, Nirwan Dewanto mengatakan, penyelenggaraan seni rupa kontemporer ini sebagai jawaban atas adanya kebutuhan ruang kontemplasi, refleksi, dan sarana hiburan bagi masyarakat. Menurutnya kesenian kontemporer ini sebagai hiburan  intelektual, bukan sekadar kesenian yang rumit, melainkan bentuk hiburan yang merangsang panca indra dan intelek publik dalam menanggapi era revolusi informatika.

Baca Juga: Demo Memanas, Wartawan Sempat Dilarang Masuk UINSA

“ARTSUBS ini mewadahi berbagai spektrum karya, mulai dari lukisan, patung dengan material non-konvensional, expanded painting, karya interaktif, hingga instalasi anti-arsitektur dari para arsitek. Mengingat Surabaya dikenal dengan skala kotanya yang megah (gigantik), ARTSUBS hadir menjawab potensi kebudayaan kota yang sejajar dengan statusnya sebagai pusat ekonomi terbesar kedua di Indonesia,” kata Nirwan. 

Dirinya menambahkan, melalui pameran ini, Kota Surabaya diproyeksikan menjadi pusat jejaring seni rupa dan seni budaya kontemporer Indonesia yang sangat krusial. “Kami mengapresiasi peran para seniman serta tim teknis di balik layar yang telah bekerja keras membangun demi terwujudnya pameran ini di Surabaya,” pungkasnya. (pn1)

Berita Terbaru