Demokrat Jatim Buka Posko Curhat Setiap Jumat

avatar pusaran.net

pusaran.net - DPD Partai Demokrat Jawa Timur membuka pintu kantornya lebar-lebar bagi masyarakat yang ingin menyampaikan keluh kesah dan aspirasinya. Partai berlambang bintang mercy itu menggagas program Jumat Aspirasi Rakyat (JUARA) sebagai wadah komunikasi langsung antara warga dan wakil rakyat.

Bendahara DPD Demokrat Jawa Timur, dr. Agung Mulyono, mengatakan program tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua DPD Demokrat Jatim Emil Elestianto Dardak.

Baca Juga: Lucy Kurniasari: MBG Program Prioritas Presiden untuk Generasi Unggul

“Tujuannya untuk memperkuat kedekatan wakil rakyat dengan masyarakat serta memastikan setiap aspirasi warga mendapatkan perhatian dan tindak lanjut yang jelas,” kata Agung, Jumat, 19 Juni 2026. 

Agung berharap program JUARA dapat menjadi solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat saat ini.

Program JUARA akan digelar rutin setiap hari Jumat di Kantor DPD Partai Demokrat Jawa Timur sebagai wadah resmi penyampaian aspirasi masyarakat secara langsung kepada anggota legislatif.

“Mas Ketum AHY selalu mengingatkan bahwa kader Demokrat harus hadir di tengah rakyat, mendengar langsung kebutuhan mereka, dan berupaya memberikan solusi. Semangat itulah yang kami wujudkan melalui program Jumat Aspirasi Rakyat,” ujarnya.

Agung yang juga Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jawa Timur menjelaskan, pihaknya akan menugaskan anggota Fraksi Demokrat DPRD Jatim untuk menerima setiap aduan dan aspirasi masyarakat melalui sistem piket bergiliran.

Sementara itu, Anggota Fraksi Demokrat DPRD Jawa Timur Rasiyo mengatakan program tersebut hadir sebagai respons atas semakin kompleksnya persoalan yang dihadapi masyarakat.

Menurutnya, sebelumnya Fraksi Demokrat telah menjalankan program Ngobrol Fraksi (Ngofrak) di masing-masing daerah pemilihan. Kini, melalui JUARA, masyarakat memiliki saluran yang lebih terbuka untuk menyampaikan persoalan secara langsung.

“Permasalahan masyarakat saat ini sangat kompleks. Misalnya persoalan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), banyak wali murid yang masih kebingungan. Karena itu kami hadir untuk menampung dan mengoordinasikan aspirasi masyarakat,” kata Rasiyo.

Baca Juga: Sosialisasi MBG, Komisi IX: Gizi Naik, Ekonomi Masyarakat Tumbuh

Ia menjelaskan, setiap anggota fraksi akan dijadwalkan secara bergantian untuk bertugas menerima aspirasi warga sesuai bidang kompetensinya.

Selain persoalan eksternal, kata Rasiyo, pihaknya juga memberi perhatian terhadap kebijakan-kebijakan yang memerlukan evaluasi dan penyempurnaan.

“Tugas kami adalah memberikan masukan. Jika ada kebijakan yang perlu dievaluasi, kami akan menyampaikan kepada DPP maupun pemerintah. Kalau kita tidak peka terhadap persoalan masyarakat, berarti partai tidak ada gunanya,” ujarnya.

Rasiyo menambahkan, pelayanan kepada masyarakat sejatinya selama ini juga telah dilakukan di ruang Fraksi Demokrat DPRD Jawa Timur. Berbagai persoalan yang masuk akan diteruskan kepada komisi terkait agar dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangannya.

“Seperti kemarin ada persoalan tunjangan guru yang belum cair. Karena ranahnya ada di komisi terkait, maka kami bawa dan tindak lanjuti ke komisi tersebut,” katanya.

Baca Juga: Lucy Kurniasari Dukung Program MBG untuk Kesehatan Masyarakat

Selain JUARA, Fraksi Demokrat DPRD Jawa Timur juga mengembangkan program Ngobrol Fraksi (Ngofrak) yang telah berjalan lebih dari satu tahun. Forum ini digelar setiap triwulan sebagai ruang dialog antara anggota fraksi dengan akademisi, komunitas, organisasi profesi, serta tokoh masyarakat.

Ngofrak dilaksanakan secara bergiliran di rumah anggota fraksi untuk menghadirkan suasana yang lebih santai, hangat, dan kekeluargaan.

Selain menjadi forum diskusi, Ngofrak juga diperkuat sebagai instrumen monitoring dan evaluasi (monev) kinerja anggota fraksi di masing-masing komisi DPRD. Melalui mekanisme ini, pelaksanaan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan dapat dipantau secara lebih terukur.

Kedua program tersebut juga dinilai sejalan dengan agenda pembangunan nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan pelayanan publik, serta percepatan penyelesaian persoalan rakyat. (pn2) 

Berita Terbaru