pusaran.net - Siloam Hospitals Surabaya resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Hyundai Gubeng melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU), Selasa (18/2/2026). Kerja sama lintas industri ini difokuskan pada peningkatan kualitas layanan, inovasi, serta kenyamanan pasien dan masyarakat.
Direktur Siloam Hospitals Surabaya, dr. Lisa Gunawan, MM, menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam menghadirkan layanan yang semakin adaptif.
Baca Juga: Surabaya Kembali Raih WTP, Catat 14 Kali Berturut-turut
“Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan pasien. Melalui kolaborasi lintas sektor, kami ingin menghadirkan pendekatan kesehatan yang lebih inovatif, informatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini,” ujar dr. Lisa saat jumpa pers di gedung RS Siloam Surabaya, Rabu (18/2/2026).
Menurutnya, sinergi dengan sektor otomotif membuka peluang baru dalam memberikan pengalaman layanan yang lebih personal dan modern.
Baca Juga: RICH Pakal, Kelas Inggris Gratis untuk Anak Diserbu Warga Surabaya
CEO Siloam Hospitals Surabaya, dr. Maria Magdalena Padmiddewi, Sp.PK, menyampaikan bahwa kolaborasi ini selaras dengan visi institusi sebagai penyedia layanan kesehatan berstandar internasional.
“Kami ingin menghadirkan layanan kesehatan yang tidak hanya unggul secara medis, tetapi juga memberikan pengalaman yang nyaman dan berkesan bagi pasien. Kolaborasi ini menjadi salah satu wujud transformasi layanan kami,” tegasnya.
Sementara itu, Branch Manager Hyundai Gubeng, Eri Nugroho Tanojo, menilai kerja sama ini sebagai bentuk sinergi positif antara dua sektor berbeda.
Baca Juga: Buang Rumen Kurban ke Sungai Masih Terjadi
“Kami melihat adanya kesamaan visi dalam menghadirkan kenyamanan dan kualitas terbaik bagi masyarakat. Melalui dukungan teknologi dan mobilitas dari Hyundai, kami berharap dapat berkontribusi dalam inovasi layanan kesehatan,” ujarnya.
Kedua pihak berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat nyata, mulai dari peningkatan kenyamanan pasien hingga perluasan akses edukasi kesehatan kepada masyarakat.(pn3).
Editor : Wasi