Muswil PKB Jatim: Gus Muhaimin Dorong Kerja Keras Kader

avatar pusaran.net

pusaran.net – Musyawarah Wilayah (Muswil) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur yang digelar di Hotel J.W. Marriott Surabaya, Jumat (19/12/2025), menjadi momentum konsolidasi sekaligus penegasan arah perjuangan partai.

Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar menekankan bahwa kemenangan elektoral tidak boleh diperlakukan sebagai rutinitas. Menurutnya, setiap pemilu menuntut kerja serius yang berpijak langsung pada kepentingan rakyat.

Baca Juga: Polda Jatim Sikat 320 Kasus Kejahatan Jalanan, 319 Tersangka Diciduk

“Tiap pemilu, dan tentu ini tidak bisa gampang-gampangan saja. Harus kerja keras, dekati rakyat, bantu rakyat, selesaikan masalah rakyat,” ujar pria yang akrab disapa Gus Muhaimin.

Ia juga mengingatkan pentingnya kebijakan publik yang berpihak kepada masyarakat luas serta dibangun melalui kerja bersama. Kolaborasi, kata Gus Muhaimin, menjadi kunci agar PKB tetap relevan dan kuat dalam menghadapi dinamika politik.
“Ajak semua pihak kolaborasi, kita tidak mungkin bisa jalan sendiri tanpa kolaborasi,” tegasnya.

Modal optimisme PKB Jatim menguat setelah capaian signifikan pada Pemilu Legislatif 2024. PKB berhasil meraih 4.517.228 suara dan mengamankan 27 kursi DPRD Jawa Timur. Hasil ini menempatkan PKB sebagai partai dengan perolehan kursi terbanyak sekaligus berhak menempatkan kadernya sebagai Ketua DPRD Jatim.

Capaian tersebut menunjukkan tren peningkatan dibanding Pemilu 2019, saat PKB memperoleh 4.198.551 suara atau 25 kursi. Pada periode itu, PKB dikenal sebagai “juara tanpa mahkota” karena meski unggul suara, belum mampu menjadi pemilik kursi terbanyak.

Baca Juga: Dari Kader untuk Umat, PKS Jatim Salurkan 71.555 Paket Daging Kurban

Wakil Ketua DPW PKB Jatim, Baddrut Tamam, menilai keberhasilan tersebut tidak lepas dari konsistensi kaderisasi yang dijalankan hingga tingkat akar rumput. Ia menyebut kaderisasi sebagai napas utama perjuangan PKB, bukan sekadar alat menghadapi kontestasi politik.
“PKB memandang kaderisasi sebagai hal yang sangat strategis. Hampir setiap hari di PKB tidak ada kegiatan selain kaderisasi dan melayani rakyat,” ujar Baddrut, mantan Bupati Pamekasan periode 2018–2023.

Menurutnya, PKB memiliki sistem kaderisasi berjenjang dan terstruktur yang telah berjalan lebih dari satu dekade. Mulai dari kader penggerak yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, kader perubahan untuk menjawab tantangan sosial, hingga Akademi Politik Kebangsaan (Akpolbang) sebagai wadah pendidikan politik yang sistematis.

“Di setiap jenjang, materi tidak hanya memperkuat ideologi dan kecintaan pada Indonesia, tetapi juga menegaskan bahwa setiap kader wajib menjadi pelayan rakyat,” tegasnya.

Baca Juga: PAN Jatim Panaskan Mesin Pemilu 2029

Selain penguatan kader, kepemimpinan Gus Halim juga mendorong sinergi yang lebih solid antara DPW PKB Jatim dan Fraksi PKB DPRD Jatim. "Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas peran politik PKB, baik dalam fungsi legislasi, pengawasan, maupun pelayanan publik di Jawa Timur", pungkasnya. (pn2)

 

Berita Terbaru