pusaran.net - Gelaran akbar Jatim Fest 2025 menjadi panggung bagi Javeast Coffee untuk membentangkan “peta rasa” kekayaan kopi dari berbagai penjuru Jawa Timur.
Selama lima hari, sejak 1 hingga 5 Oktober 2025, stan Javeast Coffee di Grand City Surabaya tak sekadar menjadi tempat transaksi, melainkan juga galeri edukasi yang memperkenalkan karakteristik unik kopi dari setiap daerah asalnya.
Baca Juga: HDI 2025 Jatim Usung Tema Disabilitas Berdaya Tanpa Batas
Mengusung misi mengenalkan keragaman kopi Jawa Timur, Javeast Coffee—sebuah merek komunal yang menaungi para petani, koperasi, UKM, dan pelaku industri kopi binaan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur—berhasil memikat ribuan pengunjung.
Stan ini menyajikan pengalaman interaktif yang mengajak publik menyelami dunia rasa kopi lokal. Para barista tak hanya melayani pesanan, tetapi juga menjelaskan ketinggian tanam, proses pascapanen, hingga catatan rasa (flavor notes) yang dominan dari setiap kopi.
“Selama ini saya kira kopi itu cuma pahit atau asam. Setelah dijelaskan dan mencoba langsung di sini, saya baru tahu ada rasa buah, rempah, bahkan manis seperti madu. Luar biasa, ternyata kopi dari provinsi kita sendiri sekaya ini,” ujar Budi Hartono, pengunjung asal Gresik.
Inisiatif edukatif ini dinilai sebagai langkah cerdas untuk meningkatkan apresiasi sekaligus nilai jual kopi lokal. Dengan membangun pemahaman konsumen terhadap kualitas dan keunikan produk, diharapkan permintaan terhadap kopi Jawa Timur semakin meningkat, yang pada akhirnya berdampak pada kesejahteraan petani.
Baca Juga: DPMD Jatim Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih
Hingga hari terakhir penyelenggaraan, stan Javeast Coffee tetap menjadi salah satu yang paling ramai di Jatim Fest 2025 — membuktikan antusiasme publik terhadap produk lokal berkualitas tinggi yang disajikan dengan edukasi dan cerita menarik.
Javeast Coffee sendiri bukan produsen tunggal, melainkan inisiatif communal branding yang menyatukan puluhan petani, koperasi, dan roaster dari berbagai sentra kopi di Jawa Timur — mulai dari lereng Lawu, Wilis, Arjuno, Sidomulyo Jember, hingga Wonosalam Jombang.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur Endy Alim Abdi Nusa memberikan apresiasi terhadap inisiatif ini.
Baca Juga: SIER Dukung Holding Danareksa Perluas Akses Pasar UMKM di Jatim Fest 2025
“Javeast Coffee adalah contoh nyata bagaimana kolaborasi menciptakan nilai tambah yang luar biasa. Ini model bisnis yang perlu kita dukung dan replikasi untuk komoditas unggulan lainnya. Pemprov akan terus mendorong agar kopi Jawa Timur bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan berkiprah di kancah global,” ujarnya.
Partisipasi Javeast Coffee di Jatim Fest 2025 menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memperkuat komunal branding sebagai strategi pengembangan produk lokal, termasuk untuk sektor hotel dan restoran.
Dengan langkah ini, kopi Jawa Timur diharapkan kian dikenal, baik di tingkat nasional maupun internasional — sekaligus menjadi jalan peningkatan kesejahteraan petani dan pelaku industri kopi daerah. (pn3)
Editor : Wasi