pusaran.net – Duka menyelimuti laga FIFA Matchday antara Indonesia melawan Lebanon di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Senin (8/9) malam. Seorang suporter Ultras Garuda asal Lamongan, Djalu Ariel Fristianto, meninggal dunia saat menyaksikan pertandingan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, Djalu memiliki riwayat sesak nafas atau asma. Ketika berada di kawasan stadion, ia mengalami sesak hingga tak sadarkan diri. Tim medis sempat memberikan pertolongan darurat di posko kesehatan stadion sebelum akhirnya merujuk Djalu ke RSUD Bhakti Dharma Husada. Namun, nyawanya tidak tertolong.
Baca Juga: Debut John Herdman di Timnas Indonesia
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan belasungkawa mendalam.
“Kami ingin mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya salah satu suporter Ultras Garuda. Insya Allah habis ini juga saya akan menengok,” ujar Erick usai pertandingan.
Baca Juga: Raja Siahaan Klaim Kantongi 75% Dukungan untuk Ketua PSSI Jatim
Ucapan duka cita juga datang dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kota Surabaya.
“Saya rasa dari Pemda Jawa Timur dan juga Surabaya sama, rasa belasungkawa yang mendalam,” lanjut Erick.
Baca Juga: 16 Tuan Rumah Siap Panaskan Liga 4 Jatim!
Kepergian Djalu meninggalkan kesedihan bagi keluarga, rekan-rekan Ultras Garuda, dan seluruh pecinta sepak bola tanah air. (pn1)
Editor : Wasi