pusaran.net – Menjelang Konferensi Daerah (Konferda) PDI Perjuangan Jawa Timur pada September mendatang, nama Said Abdullah masih menjadi primadona di kalangan kader banteng. Hampir semua pemilik suara di Jatim disebut kompak mendorong politisi asal Madura itu kembali menakhodai DPD PDIP Jatim.
Sekretaris DPD PDIP Jatim, Sri Untari Bisowarno, menjelaskan bahwa mekanisme pengusulan calon ketua berlangsung berjenjang, mulai dari PAC hingga DPC.
Baca Juga: PAC PDIP Tuban Dilantik, Cium Merah Putih dan Tanam Sukun
“PAC diminta menyodorkan dua nama ke DPC, lalu DPC merangkum tiga nama untuk diajukan ke DPD. Dari DPD kemudian diteruskan ke DPP,” jelas Untari di Surabaya, Rabu (27/8/2025).
Menurutnya, DPP akan menyeleksi semua calon lewat fit and proper test hingga psikotes online. Namun, hingga kini memang belum ada usulan resmi yang masuk. Meski begitu, aspirasi yang berkembang di akar rumput masih condong ke satu nama: Said Abdullah.
Baca Juga: Idul Adha, PDIP Jatim Salurkan 468 Sapi Kurban
Said sendiri bukan wajah baru. Sejak 2023 ia dipercaya sebagai Ketua DPD PDIP Jatim setelah sebelumnya menjabat Plt Ketua. Beberapa hari lalu, ia memang sempat mengajukan pengunduran diri lantaran juga menjabat sebagai Ketua DPP Bidang Sumber Daya.
Hal itu sesuai aturan baru hasil Kongres VI PDIP di Nusa Dua, Bali, 2025, yang melarang rangkap jabatan struktural—kecuali ada mandat khusus dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
Baca Juga: Susuri Hutan Mangrove, PDIP Surabaya Pastikan Pesisir dan Mangrove Aman
“Meski ada aturan itu, peluang Pak Said masih terbuka. Sebab, ada ketentuan jika mendapat tugas langsung dari Ibu Ketua Umum. Aspirasi di Jawa Timur sangat kuat, bahkan bisa dibilang bulat menginginkan beliau,” tegas Untari.
Di mata kader, kepemimpinan Said dianggap sukses membawa konsolidasi partai di Jawa Timur lebih solid. Karena itu, wajar jika namanya kembali dielu-elukan menjelang Konferda mendatang. (pn2)
Editor : Wasi