Identitas Mayat Perempuan Tanpa Busana di Pakal Madya Barat Terungkap

avatar pusaran.net

pusaran.net - Misteri penemuan sesosok mayat perempuan tanpa busana yang menggegerkan warga Pakal Madya Barat, Pakal, Surabaya, akhirnya terungkap. Polisi memastikan identitas korban bernama Wiwik Ristiningsih (51), warga asal Laban, Menganti, Gresik.

Kapolsek Pakal, Kompol I Made Jatinegara, menyebutkan korban merupakan penyandang kebutuhan khusus. Selain tuna rungu dan tuna wicara, Wiwik juga diketahui mengalami gangguan mental.

Baca Juga: Hasto Bantah PDIP Dalangi Sejumlah Demonstrasi ke Pemerintah

“Korban ini memang sering keluar rumah dan dicari keluarganya. Bahkan sebelumnya keluarga sudah membuat laporan orang hilang ke Polsek Menganti,” ungkap Kompol Jatinegara, Rabu (27/8/2025).

Hasil pemeriksaan Tim Inafis tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Dugaan awal, Wiwik meninggal akibat sakit. Namun, hal itu belum bisa dipastikan lantaran pihak keluarga menolak dilakukan otopsi.

“Tidak ada luka kekerasan. Keluarganya juga tidak menghendaki otopsi, sehingga jasad langsung dibawa pulang,” tambahnya.

Baca Juga: Hotline "Lapor Cak Eri" Terima 87 Aduan Iuran Kampung

Sebelumnya, pada Selasa malam (26/8), warga Pakal Madya Barat digegerkan dengan temuan mayat perempuan tanpa identitas di kawasan perbatasan Surabaya–Gresik. Lokasi penemuan berada di area jauh dari permukiman, bahkan harus melewati sungai untuk bisa sampai ke tempat kejadian.

Menurut warga sekitar, jasad Wiwik pertama kali ditemukan oleh sekelompok pemancing yang kebetulan melintas. Penemuan itu lantas dilaporkan ke warga dan diteruskan ke aparat.

Baca Juga: Bayi Lahir di Surabaya Langsung Dapat Tiga Dokumen Adminduk Gratis

“Lokasinya memang sepi dan gelap. Jauh dari rumah warga, jadi tidak ada yang mengenal korban,” ujar Nurmakin, salah satu warga setempat.

Kini, jasad Wiwik sudah dievakuasi petugas gabungan menggunakan ambulans Dinsos dan dibawa ke RSUD dr. Soetomo, sebelum akhirnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. (pn1) 

Berita Terbaru

Umum,

KPPRA Apresiasi MPLS Surabaya yang Humanis

pusaran.net - Koalisi Pegiat Pendidikan Ramah Anak (KPPRA) Indonesia mengapresiasi pelaksanaan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) Tahun 2026 di Kota