Kapolri Pimpin Hari Juang Polri ke-2 di Surabaya

avatar pusaran.net
Foto : Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat resmikan patung Inspektur Polisi Kelas I Moehammad Jasin di Jalan Raya Darmo Surabaya, Kamis (21/8/2025) pqgi
Foto : Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat resmikan patung Inspektur Polisi Kelas I Moehammad Jasin di Jalan Raya Darmo Surabaya, Kamis (21/8/2025) pqgi

pusaran.net – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara peringatan Hari Juang Polri ke-2 di Monumen Perjuangan Polri, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (21/8/2025). Peringatan ini menjadi momentum memperkuat dedikasi dan pengabdian Polri kepada bangsa dan negara.

Dalam sambutannya, Jenderal Sigit menegaskan bahwa Hari Juang Polri adalah simbol kesetiaan, keberanian, dan komitmen Polri untuk menjaga kedaulatan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Baca Juga: Surabaya Kembali Raih WTP, Catat 14 Kali Berturut-turut

“Hari Juang Polri bukan hanya mengenang sejarah, tetapi menjadi pengingat bagi seluruh jajaran Polri untuk terus memberikan pengabdian terbaik demi bangsa dan negara,” ujar Sigit.

Upacara tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, mulai dari mantan Kapolri Jenderal (Purn) KPH Roesdihardjo, Jenderal (Purn) S Bimantoro, dan Jenderal (Purn) Sutarman, hingga pejabat utama Mabes Polri seperti Kabaharkam Polri Irjen Karyoto, Kalemdiklat Komjen Chryshnanda Dwilaksana, Dankorbrimob Komjen Imam Widodo, dan Kadivhumas Irjen Sandi Nugroho.

Selain itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto, Ketua DPRD Jatim Kusnadi, Pangkoarmada II Laksda TNI GP Alit Jaya, Wakajati Hari Wibowo, keluarga besar M Jasin, keluarga Moekar, serta para veteran Polisi dan pejuang Seroja Timor Timur juga turut hadir.

Sedikitnya 977 personel ikut serta dalam upacara. Usai upacara, Jenderal Sigit menyerahkan santunan kepada veteran dan keluarga pahlawan Polri, sekaligus meresmikan patung Inspektur Polisi Kelas I Moehammad Jasin, yang dikenal sebagai Bapak Brimob Polri, sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasanya.

Baca Juga: RICH Pakal, Kelas Inggris Gratis untuk Anak Diserbu Warga Surabaya

Sejarah Hari Juang Polri
Hari Juang Polri ditetapkan melalui Keputusan Kapolri Nomor Kep/95/I/2024, merujuk pada peristiwa bersejarah 21 Agustus 1945 ketika Inspektur Polisi Kelas I Moehammad Jasin membacakan Proklamasi Polisi di halaman Markas Polisi Istimewa Surabaya.

Proklamasi itu berisi ikrar kesetiaan Polisi Istimewa kepada Republik Indonesia serta tekad untuk bersatu dengan rakyat mempertahankan kemerdekaan. Usai ikrar, Moehammad Jasin bersama pasukannya melakukan pawai siaga, melucuti senjata tentara Jepang, dan membagikannya kepada para pejuang.

Peristiwa Surabaya ini menjadi pemantik perjuangan di berbagai daerah, dari Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sulawesi, Palembang, hingga Yogyakarta. Semangat tersebut turut menginspirasi perlawanan pada peristiwa besar, seperti Hari Pahlawan 10 November 1945, Pertempuran Lima Hari di Semarang, Bandung Lautan Api, hingga Hari Penegakan Kedaulatan Nasional.

Baca Juga: Buang Rumen Kurban ke Sungai Masih Terjadi

“Dengan semangat Hari Juang Polri, saya mengajak seluruh jajaran kepolisian untuk meneladani keberanian para pendahulu dan terus berkomitmen menjaga persatuan bangsa,” pungkas Jenderal Sigit. (pn3)

 

Berita Terbaru