pusaran.net - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur mengumumkan penundaan rilis data kemiskinan nasional dan Jawa Timur. Informasi ini disampaikan melalui grup WhatsApp yang menyebutkan bahwa rilis Berita Resmi Statistik (BRS) Kemiskinan yang semula dijadwalkan pada 15 Juli 2025 ditunda.
BPS menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan ini dan berjanji akan memberikan informasi lebih lanjut mengenai jadwal baru rilis BRS kemiskinan.
Baca Juga: Polda Jatim Sikat 320 Kasus Kejahatan Jalanan, 319 Tersangka Diciduk
“Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur menyampaikan informasi bahwa diseminasi Berita Resmi Statistik (BRS) Kemiskinan yang semula dijadwalkan rilis pada tanggal Kemiskinan 15 Juli 2025 ditunda. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya dan akan menyampaikan informasi lebih lanjut terkait perubahan jadwal Rilis BRS kemiskinan,” ujar pesan tersebut.
Sebelumnya BPS Jatim mengundang 50 media massa dari berbagai platform antara lain, media cetak, televisi, radio, dan online untuk menghadiri pers rilis pada 15 Juli 2025 di kantor BPS Jatim.
Baca Juga: Dari Kader untuk Umat, PKS Jatim Salurkan 71.555 Paket Daging Kurban
Agenda kegiatan press rilis tersebut untuk menyampaikan Profil Kemiskinan Maret 20252 serta Tingkat Ketimpangan Pengeluaran Penduduk Maret 2025.
Pers rilis Berita Resmi Statistik (BRS) Nasional akan disampaikan Kepala BPS RI melalui siaran tatap muka elektronik jarak jauh jam 11.30 sampai selesai. Kemudian dilanjutkan pers rilis BRS Provinsi Jawa Timur oleh Kepala BPS Provinsi Jawa Timur.
Baca Juga: PAN Jatim Panaskan Mesin Pemilu 2029
Berdasarkan data BPS Jatim yang diperbarui di bulan Agustus 2024 menyebut prosentase penduduk miskin di Jatim sebesar 9,79 persen. Sedangkan di tahun 2023 sebesar 10,35 persen. Dan pada tahun 2024 untuk pertama kalinya persentase penduduk miskin di Jawa Timur dibawah angka 10 persen. (pn1)
Editor : Wasi