pusaran.net - Komisi B DPRD Kota Surabaya yang membidangi perekonomian dan keuangan apresiasi langkah Wali Kota Eri Cahyadi yang melakukan sidak parkir di wisata Kebun Binatang Surabaya (KBS) adalah langkah awal untuk mengatasi permasalahan menurunnya PAD dari sektor pajak.
Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Anas Karno, menyebutkan bahwa hingga Mei 2024, realisasi retribusi parkir di Surabaya baru mencapai Rp 5,7 miliar atau sekitar 10,34 persen dari target.
Baca Juga: Wali Kota Eri Naik Haji, Komisi A : Sistem Pemkot Surabaya Sudah Matang
“Pendapatan Asli Daerah (PAD) Surabaya tahun 2024 dari sektor parkir masih jauh dari target. Tahun ini, retribusi parkir tepi jalan ditargetkan dapat menyumbang PAD Surabaya hingga Rp 55,4 miliar,” ujarnya.
Pada tahun 2023, target retribusi dari parkir tepi jalan mencapai Rp 60,4 miliar. Namun, realisasinya, Dinas Perhubungan Surabaya hanya mampu mencapai Rp 23,16 miliar atau sekitar 38,33 persen.
Politisi fraksi PDI Perjuangan ini menambahkan bahwa sidak Wali Kota di KBS harus menjadi motivasi bagi Dinas Perhubungan untuk memaksimalkan PAD terutama dari sektor parkir.
Baca Juga: Pemkot Surabaya Resmikan Tiga PAUD Negeri Sekaligus
“Apalagi, Pemerintah Kota Surabaya juga telah membangun kawasan-kawasan wisata yang menarik, seperti kawasan kota lama, kebun raya mangrove yang diresmikan oleh Ibu Megawati, adventure land Romokalisari, dan Taman Hiburan Pantai Kenjeran,” tambahnya.
Ke depan, menurut Anas, tempat-tempat wisata ini berpotensi menjadi penyumbang PAD terutama dari sektor parkir. Potensi ini harus dimaksimalkan agar tidak terjadi kebocoran pendapatan.
Baca Juga: Festival Rujak Uleg 2026 Jadi Simbol Guyub Warga Surabaya
“Jadi, mari kita berbenah menuju pola kinerja yang lebih baik untuk kebaikan Kota Surabaya. Kita jaga semangat Wali Kota Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armuji yang telah membangun Surabaya hingga seperti saat ini,” pungkasnya.(Adv)
Editor : Wasi