Diskusi Writerhood, Pengamat Politik : Surabaya Butuh Pemimpin Berkarakter Millenial

avatar pusaran.net

pusaran.net - Surabaya butuh pemimpin yang berkarakter millenial, tidak hanya casingnya saja. Karena Surabaya butuh perubahan dan perkembangan yang cepat.

Hal ini diungkapkan Pengamat Politik Universitas Trunojoyo Madura, Mochtar W Oetomo, dalam diskusi Menakar Peluang Millenial Memimpin Surabaya, yang di inisiasi Writerhood, di Hedon Estate Surabaya, Kamis (18/07/2024).

Baca Juga: Surabaya Tuan Rumah Piala Presiden 2026, GBT Bersolek

Menurutnya, sosok yang faham dinamika politik nasional dan internasional sebenarnya sudah dirintis di Surabaya melalui pemimpin sebelumnya. "Namun jangan berpikir Surabaya berjalan seperti biasanya. Karena zaman sudah berjalan cepat dan berkarakter millenial," ungkapnya.

Apalagi jika ibukota Indonesia akan pindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur, Surabaya pasti akan menjadi poros dan pintu gerbang menuju IKN. "Karenanya butuk disipkan dengan baik," ungkapnya.

Sementara, Erick Komala politisi PSI menilai meski tingkat kepuasan terhadap pemimpin Surabaya sudah tinggi millenial butuh pergerakan cepat.

Erick lebih menekankan pada pendidikan politik bagi millenial sehingga bisa memilih pemimpin dengan tepat. "Millenial perlu ruang, dan pengetahuan politik. Mereka butuh sosialisasi sehingga bisa memilih pemimpin yang tepat," beber Anggota DPRD Jatim terpilih ini.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan untuk Normalisasi Kalianak

Menanggapi kontestasi Pilwali Surabaya menurutnya masih sangat dinamis, semua masih berpeluang. "Tidak menutup kemungkinan ada calon baru yang langsung merangkak ke atas ini bukan soal kepuasan, masyarakat lho" bebernnya.

Nara sumber lain, Hadi Dediansyah anggota DPRD Jatim mengungkapkan, jika Surabaya tidak bisa dikelola satu komponen. Kolaborasi menjadi kunci untuk membangun Surabaya.

"Surabaya ini kota besar yang secara geografis 2045 akan jadi perhatian internasional. Apalagi saat ibukota pindah ke Kaltim. Surabaya akan jadi pintu gerbang dan jadj transit," beber pria yang akrab disapa Cak Dedy.

Baca Juga: Hasto Bantah PDIP Dalangi Sejumlah Demonstrasi ke Pemerintah

Sehingga butuh pemimpin yang cepat dengan sejumlah terobosan hebat untuk memajukan Kota Surabaya. Menurutnya, banyak potensi yang bisa dikembangkan untuk bisa dinikmati arek-arek Suroboyo.

Di kesempatan itu, Cak Dedy menyatakan siap maju di Pilwalj Surabaya jika mendapat rekomendasi partai. "Saya ingin terobosan baru. Jika terpilih dan tidak akan meninggalkan organnya Eri - Armuji. Tapi semuanya masih dinamis," ungkapnya. (pn2)

Berita Terbaru

Umum,

KPPRA Apresiasi MPLS Surabaya yang Humanis

pusaran.net - Koalisi Pegiat Pendidikan Ramah Anak (KPPRA) Indonesia mengapresiasi pelaksanaan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) Tahun 2026 di Kota