Perusahaan Korea Tanda Tangani Perjanjian Pemanfaatan Tanah Industri di PIER

pusaran.net – Salah satu perusahaan Korea terkemuka di bidang produksi flavour capsule, perasa, dan pewangi yang sudah berpengalaman selama 25 tahun, PT Hanbit Flavor & Fragrance, melakukan penandatanganan Perjanjian Pemanfaatan Tanah Industri untuk pembangunan pabriknya di Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER).


Acara penandatanganan ini dilaksanakan di Menara Danareksa, Jakarta, dan menandai investasi strategis sebesar puluhan miliar rupiah untuk pengembangan fasilitas baru di kawasan industri Pasuruan Industrial Estate Rembang milik SIER.


Penandatanganan perjanjian ini dihadiri oleh jajaran eksekutif dari kedua perusahaan, CEO PT Hanbit Flavor & Fragrance, Kim Kisoo, President Director PT Hanbit Flavor & Fragrance, Park Youngsoo, General Manager PT Hanbit Flavor & Fragrance Hanbit, Ryu Woong Ryeol, Direktur Pemasaran dan Pengembangan PT SIER, Silvester Budi Agung, Kepala Divisi Pemasaran PT SIER, Yosa Putri, Kepala Unit Penjualan Lahan PT SIER, Ferry Ardiaga, dan Kepala Departemen Kontrak PT SIER, RR Adinda dalam keterangan resminya, Kamis (20/6/2024).


Direktur Pemasaran dan Pengembangan PT SIER, Silvester Budi Agung, menyatakan bahwa kemitraan ini merupakan bukti nyata dari pertumbuhan industri investor Korea di Indonesia.


“Kami sangat antusias menyambut PT Hanbit Flavor & Fragrance sebagai bagian dari komunitas industri di kawasan Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER) yang dimiliki oleh SIER. Investasi ini menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi Jawa Timur dan diharapkan juga menarik minat lebih banyak investor Korea untuk membangun pabrik mereka di PIER,” ungkap Silvester.


CEO PT Hanbit Flavor & Fragrance, Kim Soo-jin, menyampaikan rasa optimisnya terhadap kerjasama ini. "Dengan pabrik baru di PIER, kami berencana untuk meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas jangkauan produk kami di pasar Asia Tenggara. Kami percaya bahwa lokasi strategis dan dukungan infrastruktur di PIER akan menjadi kunci kesuksesan kami ke depan."ujarnya.


Perjanjian ini mencakup pemanfaatan lahan industri seluas 2 hektar di kawasan PIER, yang akan digunakan untuk pembangunan pabrik baru dan fasilitas penelitian dan pengembangan (R&D). Proyek ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru dan mendukung pengembangan industri lokal.


Total nilai investasi sebesar puluhan miliar rupiah menunjukkan komitmen PT Hanbit Flavor & Fragrance dalam mengembangkan bisnisnya di Indonesia dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian nasional. Pembangunan fasilitas ini direncanakan akan dimulai pada kuartal ketiga tahun 2024 dan diharapkan selesai pada akhir tahun 2025.


SIER sendiri terus berkomitmen melakukan inovasi, menyediakan fasilitas industri berstandar tinggi yang mendukung perkembangan industri yang berkelanjutan dan dapat memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional. (pn3)

Berita Terkait