Pusaran.Net - Kepala Pelaksana Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim, Gatot Soebroto mengatakan, pihaknya mencatat ada tiga daerah di wilayahnya rawan banjir pada musim hujan. Yaitu Kabupaten Sumenep, Pamekasan, dan Pasuruan.
Hal ini penting, karena saat ini mulai turun hujan. Prediksi BMKG, dalam waktu dekat pun sudah memasuki musim hujan.
Baca Juga: Polda Jatim Sikat 320 Kasus Kejahatan Jalanan, 319 Tersangka Diciduk
“Tiga daerah ini masih sama seperti sebelumnya, merupakan daerah rawan banjir yang harus diwaspadai” kata Gatot Soebroto, Minggu (19/11/2023)
Menurutnya, ketiga daerah itu rawan banjir karena disebabkan beberapa faktor. Di antaranya karena banyak material seperti kayu dan ranting pohon berserakan, sisa-sisa kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Jadi, banyak sekali kayu-kayu ranting yang terbawa banjir. Kami tidak ingin banjir yang ada di Batu terulang kembali,” ujar Gatot
Baca Juga: Dari Kader untuk Umat, PKS Jatim Salurkan 71.555 Paket Daging Kurban
Untuk menghindari banjir bandang, Gatot mengimbau pembersihan ranting-ranting hingga batang pohon di lereng gunung serta pembersihan saluran irigasi.
“Perlu juga penguatan drainase dan pengecekan seluruh sarana prasarana dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi,” ungkapnya
Gatot meminta agar BPBD kabupaten/kota memantau sampah-sampah di hulu dan hilir sungai. Selain itu perlu ada rambu-rambu jalur evakuasi jika sewaktu-waktu terjadi bencana.
Baca Juga: PAN Jatim Panaskan Mesin Pemilu 2029
“Daerah Aliran Sungai (DAS) besar yang berpotensi meluap dan menjadi penyebab banjir,"tutupnya. (pn3).
Editor : Wasi