Pusaran.Net - Kepala Pelaksana Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim, Gatot Soebroto mengatakan, pihaknya mencatat ada tiga daerah di wilayahnya rawan banjir pada musim hujan. Yaitu Kabupaten Sumenep, Pamekasan, dan Pasuruan.
Hal ini penting, karena saat ini mulai turun hujan. Prediksi BMKG, dalam waktu dekat pun sudah memasuki musim hujan.
Baca Juga: Situbondo Gagas Anyer–Panarukan 3R, Satukan 22 Daerah
“Tiga daerah ini masih sama seperti sebelumnya, merupakan daerah rawan banjir yang harus diwaspadai” kata Gatot Soebroto, Minggu (19/11/2023)
Menurutnya, ketiga daerah itu rawan banjir karena disebabkan beberapa faktor. Di antaranya karena banyak material seperti kayu dan ranting pohon berserakan, sisa-sisa kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Jadi, banyak sekali kayu-kayu ranting yang terbawa banjir. Kami tidak ingin banjir yang ada di Batu terulang kembali,” ujar Gatot
Baca Juga: Pemetaan Venue Porprov Jatim 2027 Ditarget Rampung 2 Bulan
Untuk menghindari banjir bandang, Gatot mengimbau pembersihan ranting-ranting hingga batang pohon di lereng gunung serta pembersihan saluran irigasi.
“Perlu juga penguatan drainase dan pengecekan seluruh sarana prasarana dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi,” ungkapnya
Gatot meminta agar BPBD kabupaten/kota memantau sampah-sampah di hulu dan hilir sungai. Selain itu perlu ada rambu-rambu jalur evakuasi jika sewaktu-waktu terjadi bencana.
Baca Juga: SIER Perkuat Investasi Lewat Dua LoI di EJIF 2026
“Daerah Aliran Sungai (DAS) besar yang berpotensi meluap dan menjadi penyebab banjir,"tutupnya. (pn3).
Editor : Wasi