Pusaran.Net - Polsek Sawahan terus mendalami kasus tewasnya bayi yang baru dilahirkan oleh Quthrun Nada Salsabilah (19), di tempat kerjanya minimarket Jalan Jarak, Senin 24 Oktober 2023. Itu diungkapkan Kapolsek Sawahan Kompol Eko Cipto Mangko.
Kendati tak ada unsur pidana, namun Eko tetap melakukan pendalaman atas kasus tersebut. Tidak menutup kemungkinan jika pihak bakal melakukan penyelidikan ketika nantinya ditemukan adanya unsur pidana.
Baca Juga: 75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin
"Kalau penyelidikan ini bukan berarti kita hentikan ya. Akan tetap kami dalami lagi. Siapa tahu nanti ada temuan unsur pidana dalam kasus itu," kata Kompol Eko Cipto Mangko, Selasa, (23/10/2023)
"Tetap kita lanjutkan proses penyelidikan. Tetapi dari pengakuan korban, memang selama ini tidak ada pemaksaan atau ada kekerasan segala macam dari laki-lakinya itu. Hanya kebablasan saja," imbuh Eko.
Baca Juga: Pemkot Surabaya Lanjutkan Pelebaran Jalan Raya Menganti Sepanjang 950 Meter Tahun Ini
Sebelumnya, pengunjung minimarket di Jalan Jarak, dibuat geger dengan kejadian salah satu keryawan yang melahirkan secara darurat, Senin 23 Oktober 2023 sore. Perempuan itu berinisial QNS (19).
Meski selamat, bayi yang dilahirkan tidak berhasil diselamatkan. Insiden itu terjadi di sebuah bilik khusus karyawan minimarket.
Baca Juga: Surabaya Tuan Rumah Piala Presiden 2026, GBT Bersolek
Kabid Darlog Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya, Buyung Hidayat mengatakan, insiden itu terjadi sekitar pukul 16.40. QNS pertama kali ditemukan rekannya dengan kondisi lemas.
"Menurut keterangan rekan kerja pasien, sejak pagi pasien istirahat di ruang karyawan. Namun rekan kerja mengetahui QNS kontraksi pada parutnya ini, lewat pantauan CCTV," kata Buyung.(pn1)
Editor : Wasi