Pusaran.Net - Gelar patroli pesilat, Polsek Simokerto mengamankan senjata tajam dan airsoftgun, Sabtu (29/07/2023) dini hari.
Kapolsek Simokerto, Kompol Dwi Nugroho mengatakan bahwa pengungkapan ini bermula dari adanya keributan di Jalan Kapasari. 3 pengemudi mobil toyota Avanza K 1633 QG tiba-tiba menyerempet seorang pesepeda motor. Pesepeda motor yang tidak ingin ribut, langsung meminta maaf. Namun, tiga pengendara mobil salah paham dan langsung mengeroyok korban.
Baca Juga: Polisi Tahan Dua Pengusaha Buah Tersangka Kasus Pengeroyokan, Ancaman Hukuman 7 Tahun Penjara
"Pengemudi dalam kondisi mabuk, mereka salah paham ketika pelaku menghampiri mobil. Dikira minta ganti rugi. Padahal mau minta maaf," ujar Dwi Nugroho, Sabtu (29/07/2023).
Baca Juga: PersenHari Bhayangkara ke-80, Teguhkan Semangat “Polri untuk Masyarakat
Polisi yang mendapatkan informasi langsung menuju lokasi. Setelah serangkaian pemeriksaan singkat, ketiga pelaku bukanlah dari pesilat. Mereka mengaku baru saja mabuk dari 369 cafe.
"Setelah kami datangi, mereka ternyata dalam kondisi mabuk. Saat dilakukan penggeledahan, kami menemukan airsoft gun dan senjata tajam," imbuh Dwi Nugroho.
Baca Juga: Front Anti Kapitalisme Ancam Akan Gelar Aksi Lebih Besar
Ketiga pelaku pengeroyokan lantas dibawa ke Polsek Simokerto. Dari keterangan yang dihimpun salah satu pelaku pengeroyokan adalah residivis kasus pencurian. (pn3)
Editor : Wasi