Polisi Imbau Warga Surabaya Tidak Keluar pada Malam Akhir Pekan, Ini Alasannya

avatar pusaran.net

Pusaran.Net - Jelang Pengesahan Warga Baru PSHT, petugas gabungan dari sejumlah instansi melakukan persiapan pengamanan. Mulai dari Polisi, TNI, hingga Dishub dan Satpol PP Kota Surabaya.

Dari pantauan di lapangan, ada ratusan personel gabungan yang disiagakan di Lapangan Prapat Kurung, Tanjung Perak Surabaya. Mereka diberikan arahan dan protap atau alur pengamanan yang terbagi menjadi 3 ring di wilayah perbatasan Surabaya Utara.

Baca Juga: Polda Jatim Sikat 320 Kasus Kejahatan Jalanan, 319 Tersangka Diciduk

Kabagops Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Kompol Heru Purwandi mengatakan, ada 950 personel gabungan yang dilibatkan. Seluruhnya, disebar di 3 ring dengan lokasi yang telah ditentukan sesuai pimpinan regu yang memimpin.

Heru memastikan, tidak ada larangan bagi masyarakat untuk beraktivitas. Ia mengungkapkan, hanya memberi imbauan agar lebih baik dirumah saja pada Jumat (28/7/2023) malam hingga Sabtu (29/7/2023) dini hari nanti.

Baca Juga: 100 Ekor Kucing di Surabaya Jalani Sterilisasi Gratis

"Bukan kita melarang ya, Mas, hanya mengimbau masyarakat yang tidak urgent lebih baik di rumah saja," kata Heru saat dihubungi wartawan, Jumat (28/7/2023).

Heru berharap, masyarakat bisa menahan diri untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah untuk semalam saja. Menurutnya, hal itu untuk mengantisipasi adanya konvoi dan penggembira PSHT menuju Surabaya Utara.

Baca Juga: MBG Dorong Gizi dan Ekonomi Warga Surabaya

"Guna antisipasi adanya penggembira PSHT yang memaksa masuk ke Surabaya,"pungkasnya. (pn1).

Berita Terbaru