Operasi Aman Suro 2023 Polda Jatim Terjunkan 1325 Personel
Caption: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr Toni Harmanto, didampingi Kabid Humas Polda Jatim dan Bid Propam Polda Jatim
Baca Juga: Polda Jatim Sikat 320 Kasus Kejahatan Jalanan, 319 Tersangka Diciduk
Pusaran.Net - Polda Jawa Timur menggelar Operasi Aman Suro 2023, menerjunkan 1325 personil gabungan dari Polri, TNI maupun Forkopimda. Pelaksanaan kegiatan operasi aman Suro 2023 sudah dilaksanakan sejak tanggal 18 -19 Juli dan kemudian tanggal 27 Juli dan 3 Agustus 2023.
"Pelaksanaan Operasi Aman Suro 2023 tentunya ditujukan agar tidak terjadi peristiwa antar perguruan pencak silat di Jatim yang khususnya di Madiun," kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Toni Harmanto, Selasa (18/7/2023).
Tentunya ini kesiapan Polda Jatim dalam Ops aman Suro, khususnya Polres Madiun dan Kota Madiun, Polda Jatim memback up serta melakukan pengawasan dan monitoring serta pejabat utama Polda turun ke lokasi.
Dengan tujuan pelaksanaan kegiatan aman suro yang dimulai malam ini dan kemudian sampai kegiatan sahsahan atau pengesahan kenaikan tingkat perguruan pencak silat.
Baca Juga: Keluarga Korban Sebut Alat Bantu Mati Saat Kebakaran RS Soetomo
"Ops aman suro menjamin tidak ada peristiwa yang akan terjadi antar perguruan dengan perguruan dan antar perguruan dengan masyarakat," lanjut Toni.
Kami berharap betul kontribusi dari kewilayahan juga menjadi tracing bagi para perguruan pencak silat karena Polda Jatim pernah membuat satu komitmen.
Kapolda menegaskan kepada seluruh perguruan pencak silat di Jatim dengan komitmen yang telah dibangun agar dipatuhi. Maka jajaran kepolisian akan tegas melakukan penegakan hukum kalau memang langkah langkah yang pernah disepakati dan pernah sampaikan masih juga dilakukan, pelanggaran pelanggaran hukum masih dilakukan.
Baca Juga: Polisi Selidiki Kebakaran RSUD dr Soetomo
"Kita akan tegas kepada mereka yang membuat keributan, yang membuat keonaran, baik di jalan, dilingkungan masyarakat atau dimanapun. Tolong kegiatan suro ini bisa berjalan dengan aman sampai selesai," tegas Kapolda Jatim.
Guna mengantisipasi kericuhan di jalanan, nantinya Polda Jatim akan menerjunkan anggota Polri bersama TNI dan yang lain serta ada pos pos yang didirikan yang menjadi potensi, seperti makam yang mungkin dikunjungi.
Operasi ini menegaskan jika coba coba melakukan pelanggaran hukum di jalan, kemudian menyakiti masyarakat, melakukan penghakiman kami akan lakukan langkah hukum.(pn1)
Editor : Wasi