Reses Anas Karno, Warga Menur Curhat Masalah Wifi hingga Insentif Tukang Sampah

avatar pusaran.net

Pusaran.Net - Anggota DPRD Surabaya, Anas Karno memanfaatkan reses perdana, Masa Reses Tahun Sidang Ketiga, Masa Persidangan Kedua Tahun Anggaran 2022, dengan menyapa warga Menur pada Senin malam (14/2/2022).

Pada kesempatan tersebut, Anas Karno mendapati banyak keluhan dari warga Menur. Salah satunya, soal kouta internet (wifi). Sehingga mengganggu aktivitas anak - anak dalam mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

"Saat kegiatan reses hari ini, kebanyakan warga di Menur mengaku anaknya kesulitan mengikuti PJJ karena keterbatasan kuota internet," kata Anas Karno

Menurut Anas, pada tahun 2020, warga pernah mengajukan untuk pemasangan wifi ke Pemkot Surabaya, namun hingga kini belum terealisasi.

Untuk itu, kata dia, pihaknya meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (DisKominfo) Pemkot Surabaya segera merealisasikan kebutuhan warga tersebut.

"Ini persoalan penting karena menyangkut pendidikan," katanya.

Anas menambahkan kalau keluhan tersebut tidak segera mendapat respons, ia secara pribadi akan memasang wifi di kawasan pemukiman tersebut.

"Kami harus gerak cepat karena ini persoalan penting," ujarnya.

Anas menambahkan, kalau keluhan tersebut tidak segera mendapat respon, dirinya secara pribadi akan memasang wifi di kawasan pemukiman tersebut.

“Kita harus gerak cepat karena ini persoalan penting,” tegasnya lagi. Pada saat reses, Anas juga menjaring aspirasi soal insentif terhadap para pemungut sampah di kawasan pemukiman.

"Soal ini memang sudah menjadi konsentrasi saya sejak dilantik menjadi anggota dewan tahun 2019. Ini juga penting, karena mereka ini merupakan ujung tombak kebersihan," katanya.

Keluhan warga lainnya adalah terkait proyek pembangunan infrastruktur tahun 2019 sampai sekarang belum terealisasi.

"Semoga saja di tahun ini segera terealisasi melalui Musrenbang, karena pemerintah kota sudah menyiapkan anggarannya," kata Anas.

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji sebelumnya mengatakan Diskominfo Surabaya telah menyediakan fasilitas wifi gratis tidak hanya di kawasan perkampungan, tetapi juga di setiap pasar tradisional.

"Ini juga untuk memudahkan berjualan secara daring di saat pandemi Covid-19," katanya. (pn2)

Berita Terbaru