Pusaran.Net - Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Budi Indra Dermawan mengatakan pihaknya malam ini akan melakukan rapat membahas wacana penerapanan kembali kawasan tertib physical distancing di Surabaya.
"Mulai besok malam rencana kita terapkan, ini masih informasi awal. Nanti malam baru kita rapatkan," ujarnya, Kamis (2/6/2020).
Wacana ini, kata Budi, untuk membantu pemerintah dalam memutus rantai penyebaran COVID-19. Pasalnya, jumlah masyarakat yang terpapar COVID-19 di Surabaya semakin bertambah setiap hari.
"Alasannya karena kami harus memutus tali rantai penularan COVID-19, yang bersepeda berkerumun sudah diimbau berkali-kali, apa lagi sekarang bukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Tapi ini baru rencana, belum diputuskan. Rencana tiga titik, nanti malam baru dirapatkan. Besok disampaikan resmi," ujarnya.
Budi menyebut ada sejumlah opsi jalanan mana saja yang akan ditutup untuk segala aktivitas, misalnya Jalan Tunjungan, Jalan Darmo hingga Jalan Pandegiling. Opsi ini dengan pertimbangan tingkat keramainan jalanan tersebut oleh kerumunan masyarakat.
"Besok diinformasikan lengkapnya, Rencananya jalan Darmo, Tunjungan, Pandegiling dibikin lagi kawasan physical distancing, rencana mulai pukul 21.00 WIB sampai pukul 05.00 WIB pagi," ujarnya.
Sementara itu, untuk menghadapi banyaknya pesepeda di Surabaya, Budi menyebut pihaknya dengan Dinas Perhubungan Surabaya sudah mengatur kanalisasi sepeda.
"Sudah kami rapatkan sama pihak Polrestabes sama Dinas Perhubungan sudah diatur kanalisasi untuk sepeda di Kota Surabaya," ucapnya. (pn1)
Editor : Pak RW