Kartini Modern, Jocelyn dan Jesselyn Buka Akses Matematika Gratis

pusaran.net

pusaran.net - Semangat Kartini masa kini tercermin dari langkah dua remaja bersaudara asal Kediri, Jocelyn Cheryl Setiobudi dan Jesselyn Michelle Setiobudi, yang menghadirkan pelatihan matematika gratis bagi siswa daerah melalui organisasi Future Minds IDN.

Di usia yang masih sangat muda, keduanya menunjukkan bahwa kontribusi nyata bagi pendidikan tidak mengenal batas umur.

Baca juga: Polda Jatim Sikat 320 Kasus Kejahatan Jalanan, 319 Tersangka Diciduk

Melalui gerakan tersebut, Jocelyn dan Jesselyn berupaya membuka akses pembinaan matematika bagi pelajar dari kota-kota kecil agar mampu bersaing di level nasional hingga internasional.

Langkah mereka lahir dari kepedulian terhadap masih lebarnya kesenjangan akses pendidikan antara daerah dan kota besar, khususnya dalam pembinaan olimpiade matematika.

“Kami melihat banyak siswa di daerah memiliki potensi besar, tetapi belum mendapatkan akses pelatihan yang memadai. Dari situlah kami terdorong untuk membuat wadah belajar gratis,” ujar Jesselyn, Selasa (21/4/2026).

Dalam organisasi Future Minds IDN, Jesselyn yang kini berusia 15 tahun dipercaya sebagai Executive Director. Prestasinya pun tak main-main. Ia pernah meraih penghargaan bergengsi Top in the World for Mathematics IGCSE pada Juni 2025.

Sementara sang kakak, Jocelyn Cheryl Setiobudi (16), menjadi sosok penting dalam pengembangan program dan strategi organisasi. Keduanya bersinergi membangun ruang belajar inklusif bagi pelajar berbakat dari berbagai daerah.

Baca juga: Dari Kader untuk Umat, PKS Jatim Salurkan 71.555 Paket Daging Kurban

Melalui Future Minds IDN, para siswa mendapatkan pelatihan mingguan, strategi olimpiade, akses latihan soal interaktif, hingga workshop offline yang dirancang bertahap dari tingkat dasar hingga lanjutan.

Gerakan pendidikan ini juga diperkuat oleh talenta muda berprestasi lainnya seperti Alden Onggowarsito, Chloe Hidayat, dan Cedric Gunawan sebagai co-founder, serta dukungan mentor Fieveliona Wijaya.

Mereka merupakan pelajar dengan pengalaman di berbagai ajang internasional, mulai dari International Junior Mathematics Olympiad hingga World Mathematical Invitational.

Baca juga: Dispendik Surabaya Paparkan Skema Perhitungan Jalur Prestasi SPMB 2026/2027

Bagi Jocelyn dan Jesselyn, semangat Kartini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi keberanian untuk membuka jalan bagi generasi muda Indonesia agar memperoleh kesempatan yang sama.

“Kami ingin anak-anak dari daerah juga punya peluang yang sama untuk berkembang dan percaya diri bersaing di tingkat internasional,” tegas Jesselyn.

Lewat langkah kecil yang mereka bangun, Jocelyn dan Jesselyn menjadi gambaran nyata Kartini modern, yang membawa perubahan lewat pendidikan dan membuka jalan bagi lahirnya talenta-talenta muda dari seluruh penjuru negeri. (pn3)

Editor : Wasi

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru