PDIP Kunci Arah Politik Nasional pada Tiga Pilar Strategis

pusaran.net

pusaran.net - Di tengah tekanan geopolitik global yang kian tak menentu, PDI Perjuangan menegaskan sikap tegasnya. Partai berlambang banteng moncong putih itu memastikan tetap berdiri di atas tiga pilar utama: kedaulatan politik, kemandirian ekonomi, dan kepribadian dalam kebudayaan.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menekankan bahwa tiga fondasi tersebut menjadi kompas partai dalam menyikapi berbagai tantangan nasional maupun tekanan internasional.

Baca juga: PAC PDIP Tuban Dilantik, Cium Merah Putih dan Tanam Sukun

“Kita menolak segala bentuk tekanan, ketergantungan, dan dominasi kekuatan asing maupun kepentingan ekonomi global yang merugikan kepentingan nasional,” tegas Hasto saat ditemui di Surabaya, Sabtu (17/1/2026).

Menurutnya, seluruh kebijakan negara wajib berpijak pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, dengan tujuan utama mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan berkeadaban.

Di tengah wacana menguatnya gagasan Pilkada tidak langsung, Hasto mengingatkan bahaya praktik politik uang yang masih kerap mencederai demokrasi. Ia menegaskan bahwa proses rekomendasi partai harus berjalan bersih dan tidak boleh menjadi komoditas transaksi politik.

Baca juga: Peringati 1 Juni, PDIP Surabaya Gaungkan Nilai Pancasila Dikalangan Gen Z

“Rekomendasi partai harus dijalankan dengan integritas. Tidak boleh diperjualbelikan demi kepentingan pribadi atau kelompok tertentu,” ujarnya.
Hasto juga menyinggung gagasan penggunaan e-voting sebagai salah satu upaya memperbaiki sistem pemilu. Menurutnya, ide tersebut bukan hal baru, melainkan sudah digagas lebih dari satu dekade lalu oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

“Gagasan simulasi e-voting untuk Pilkada sebenarnya sudah muncul sejak 10 tahun lalu dari Ibu Megawati. Ini menjadi bagian dari upaya modernisasi demokrasi kita,” jelasnya.

Lebih jauh, PDIP menekankan pentingnya penguatan kualitas demokrasi melalui langkah-langkah konkret. Di antaranya memperkuat fungsi checks and balances, menjamin perlakuan setara bagi seluruh partai politik, reformasi hukum yang berkeadilan, hingga perlindungan hak-hak warga negara.

Baca juga: Susuri Hutan Mangrove, PDIP Surabaya Pastikan Pesisir dan Mangrove Aman

“Kebebasan pers, penguatan masyarakat sipil, serta hak berserikat dan berpendapat sesuai UUD 1945 harus benar-benar dijaga. Demokrasi hanya sehat jika semua elemen itu berjalan seimbang,” tandas Hasto.

Dengan sikap ideologis yang kokoh dan arah politik yang tegas, PDIP menegaskan diri tetap berada di garis terdepan dalam menjaga kedaulatan bangsa—di tengah gelombang perubahan global yang terus bergerak cepat.

Editor : Wasi

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru