pusaran.net – Peristiwa semburan gas alam di aliran Sungai Kali Gununganyar, Rungkut, Surabaya, Jumat (17/10/2025), sempat membuat panik warga sekitar. Insiden ini memunculkan kepulan gas dari bawah permukaan air hingga mengundang perhatian publik lantaran terjadi di tengah kawasan padat aktivitas.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya, Irvan Widyanto, memastikan semburan tersebut baru benar-benar padam pada sore hari sekitar pukul 16.15 WIB, setelah seluruh instalasi pipa gas milik PT Perusahaan Gas Negara (PGN) di sekitar lokasi dimatikan.
Baca juga: Tasyakuran HUT ke-52, SIER Tegaskan Komitmen Transformasi dan Keberlanjutan
“Kalau dilihat dari kondisi di lapangan, kemungkinan patut diduga sangat kuat bahwa sumber semburan berasal dari pipa PGN yang ada di bawah sungai itu,” ungkap Irvan di lokasi kejadian, Jumat (17/10/2025).
Meski kini sudah padam, kejadian ini menimbulkan tanda tanya besar tentang keamanan jaringan pipa gas milik PGN di wilayah Surabaya. Warga yang sempat menyaksikan semburan mendadak tersebut mengaku khawatir insiden serupa bisa terjadi lagi sewaktu-waktu.
Pemerintah Kota Surabaya pun menilai peristiwa ini sebagai hal yang meresahkan masyarakat, terutama warga sekitar Rungkut yang sempat diimbau menjauh dari lokasi.
Baca juga: SIER Raih Sertifikat SMK3 Kemnaker di Bulan K3 Nasional 2026
“Ya, ini sesuatu yang menurut kita cukup meresahkan masyarakat, terutama yang di sekitar sini,” ujar Irvan.
Ia menegaskan, Pemkot Surabaya dalam waktu dekat akan memanggil pihak PGN untuk memberikan penjelasan resmi dan paparan detail terkait penyebab insiden tersebut.
Baca juga: SIER Gandeng PPM Wujudkan Pengolahan Air Limbah Berbasis Nano Bio
“Kita akan mintai penjelasan, dan bagaimana upaya pengamanan terhadap pipa-pipa gas yang ada. Bukan hanya di sini, tapi di seluruh wilayah Surabaya,” tegasnya.
Pemkot juga berencana meminta PGN melakukan audit menyeluruh terhadap jaringan pipa gas bawah tanah, agar kejadian serupa tidak kembali terulang. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PGN terkait penyebab pasti semburan gas tersebut. (pn1).
Editor : Wasi