Pusaran Net - Bagi PKS Jatim, malam 27 Ramadhan terasa istimewa. Setidaknya hal itu dirasakan Ketua PKS Jawa Timur Irwan Setiawan.
Secara khusus, Irwan diudang KH Muhammad Sofyan Al Mursyid, Ketua Umum Pengurus Pusat Jam’iyah Thoriqoh Sathoriyah An Nadhliyah Indonesia menghadiri pengajian Malam Pitulikuran di kediamannya bersama ratusan jamaah Thoriqoh Sathoriyah, Senin ( 17/04/2023)
Baca juga: Dari Kader untuk Umat, PKS Jatim Salurkan 71.555 Paket Daging Kurban
Di periode saat ini, PKS memang terasa dekat dengan tokoh-tokoh nahdliyin. Beberapa kali Ketua PKS Jatim tampak hadir di kegiatan yang digelar PWNU atau silaturahim dengan pimpinan pondok pesantren.
"Kami ini partai politik, bukan aliran agama. Sebagian dari kami juga warga Nahdliyin," kata Irwan.
Pria 47 tahun itu juga menyampaikan bahwa kegiatan silaturahim ke banyak tokoh Nahdliyin, Irwan melanjutkan, merupakan pengejawantahan arahan DPP PKS.
"Lalu dikuatkan dengan arahan transformasi dan kolaborasi yang merangkul semua unsur masyarakat, mulai dari pusat hingga ke tingkat ranting," ujar Irwan.
Kang Irwan kemudian menyampaikan, bahwa menyambung silaturahim dengan Kiai Sofyan dari Thoriqoh Sathoriyah merupakan lanjutan arahan DPP.
"Menjelang Ramadhan tahun ini, Kiai Sofyan membuka kegiatan Ziarah Wali Songo PKS Jatim bersama DPW PKS Jateng, DIY, dan Jabar di kantor DPTW PKS Jatim. Beliau juga menutup kegiatan ziarah wali songo bersama Presiden PKS di makam Sunan Gunung Jati," kata Irwan.
Baca juga: Cirebon Raya Siap Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU
Menurutnya, semakin dekatnya Kiai Sofyan dengan PKS akan semakin memguatkan perjuangan PKS.
"Kehadiran beliau ini akan menguatkan PKS. Nasihat-nasihat Romo Kiai Sofyan akan kami patuhi. Matun nuwun Kiai sudah diundang di kegiatan ini," katanya.
Selain itu, Irwan melanjutkan, kegiatan ini merupakan perwujudan sebagai partai Islam rahmatal lil alamin yang kokoh dan terdepan dalam melayani rakyat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dalam sambutannya di hadapan jamaah Thoriqhoh Sathoriyah, Irwan menyampaikan bahwa selama ini PKS berusaha terus berjuang membela kepentingan rakyat. Seperti menolak berbagai kebijakan pemerintah yang tidak pro dengan rakyat.
Baca juga: PKS Jatim Beasiswai Kader Jadi Advokat, Siap Beri Bantuan Hukum Gratis
"PKS menolak kenaikan BBM, menolak UU Cipta Kerja, menolak perpindahan IKN untuk saat ini, dan seterusnya. Semuanya, karena kami nilai merugikan rakyat," kata Irwan.
Dalam kesempatan itu, Kiai Sofyan mengapresiasi PKS. Menurutnya, PKS konsiten dalam memperjuangkan rakyat.
"PKS ini konsisten, saya dan jamaah Thoriqoh Sathoriyah seluruh Indonesia akan menguatkan PKS," tegasnya. (pn2)
Editor : Wasi