pusaran.net - Muaythai kembali diproyeksikan menjadi andalan Jawa Timur pada PON Bela Diri. Pengprov Muaythai Indonesia (MI) Jatim memastikan kesiapan atlet terus dimatangkan meski menghadapi keterbatasan anggaran di awal tahun.
Ketua Pengprov MI Jatim, Baso Juherman, menyebut Muaythai akan mempertandingkan 21 nomor tanding, sama seperti format PON Aceh–Sumut. Nomor Boran dan Muay Robic ditiadakan, sementara kelas 65 kg tetap dipertandingkan.
Baca Juga: KONI Jatim Matangkan PON Bela Diri 2026, Delapan Cabor Dipanggil
"Ada 21 nomor tanding. Formatnya sama dengan PON Aceh - Sumut. Dua nomor yang ditiadakan. Yakni Boran dan Muay Robic,"kata Baso, Selasa (10/2/2026).
Atlet Jatim telah menjalani puslatda sejak September lalu. Meski anggaran sempat terhenti Januari–April, latihan tetap berjalan, ditambah agenda try out ke Sulawesi Utara. Pengprov juga membuka peluang bagi atlet baru berprestasi, khususnya peraih emas Kejurnas NTB.
Baca Juga: Tiga Atlet Timnas Futsal Resmi Jadi Mahasiswa UMSURA
"Khusus atlet baru peraih emas Kejurnas NTB, otomatis akan diikutkan. Meski anggaran terbatas, latihan tetap berjalan,"tegasnya.
Sistem pembinaan diperkuat lewat Liga Muaythai berjenjang dan mekanisme promosi-degradasi, termasuk kelas terbuka dengan atlet luar daerah. Baso mengakui persaingan ketat, terutama dengan Jawa Barat, namun optimistis Muaythai Jatim siap bersaing dan berprestasi di PON Bela Diri.
Baca Juga: Surabaya Juara Umum, Kejuaraan Muaythai Piala Wali Kota 2026 Resmi Ditutup
Saya akui persaingan sangat ketat. Terutama dengan Jabar. Tapi saya optimis anak - anak siap menang di PON Bela Diri mendatang,"pungkasnya.(pn3)
Editor : Wasi