Malam Tahun Baru 2025 Capai 14 ton.

Sampah Malam Tahun Baru 2026 di Surabaya di Bawah 5 Ton

avatar pusaran.net
Foto : Ilustrasi
Foto : Ilustrasi

pusaran.net - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengungkapkan bahwa timbulan sampah dari aktivitas malam tahun baru kali ini tidak sampai menyentuh angka 5 ton. Angka ini turun drastis jika dibandingkan dengan malam tahun baru 2025 yang mencapai 14 ton.

Menurut Dedik, penurunan ini tidak lepas dari instruksi Wali Kota Surabaya yang meminta warga untuk tidak merayakan tahun baru secara berlebihan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan atas rasa duka cita terhadap musibah bencana alam yang menimpa warga di wilayah Sumatera dan Aceh.

Baca Juga: Kawasan Ampel Darurat Pengemis, Wali Kota Eri : Satpol PP Tertibkan!

"Tahun ini volume sampah hasil kegiatan malam tahun baru jauh menurun. Tahun lalu kurang lebih 14 ton, tahun ini tidak sampai 5 ton. Aktivitas masyarakat di lapangan berkurang karena mengikuti imbauan Pak Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi untuk tidak mengadakan acara yang terlalu ramai sebagai bentuk empati bagi saudara kita di Sumatera," ujar Dedik Irianto pada Jumat (2/1/2026).

Meski secara keseluruhan menurun, DLH tetap melakukan pembersihan di beberapa titik pusat berkumpulnya massa, di antaranya kawasan Gedung Grahadi, Taman Bungkul, kawasan Wisata Kota Lama, dan Taman Suroboyo.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Komitmen Digitalisasi Parkir Tepat Waktu Dan Transparan

Dedik menjelaskan bahwa sampah yang ditemukan didominasi oleh sisa aktivitas konsumsi masyarakat, seperti botol plastik, kardus, dan sisa makanan.

“Titik-titik tersebut memang menjadi tempat kumpul masyarakat, tapi volumenya tidak banyak. Imbauan pemerintah kota didengar dan dijalankan dengan baik oleh warga," tambahnya.

Baca Juga: Koleksi Baru KBS, Kura-Kura Aldabra Raksasa Hadir untuk Pertama Kalinya

Ia menjelaskan bahwa angka 5 ton tersebut merupakan sampah timbulan khusus dari kegiatan malam tahun baru saja, bukan total sampah harian Kota Surabaya.

"Yang 5 ton ini murni dari satu kegiatan malam tahun baru di jalanan dan ruang publik, tidak termasuk sampah rutin domestik yang ada di TPS-TPS. Jadi perbandingannya sangat jauh dan ini perkembangan yang positif bagi kebersihan Kota Pahlawan,” pungkasnya. (pn3)

Berita Terbaru