SPMB SMP Surabaya 2026 Masuk Tahap Validasi Data

pusaran.net

pusaran.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 jenjang SMP Negeri berjalan sesuai tahapan. Saat ini, proses SPMB jenjang SMP masih berada pada fase verifikasi dan validasi data calon murid sebelum memasuki tahapan pendaftaran pada masing-masing jalur seleksi.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Febrina Kusumawati mengatakan, seluruh data yang menjadi dasar seleksi saat ini tengah diperiksa secara menyeluruh untuk memastikan proses penerimaan berlangsung objektif, transparan, dan akuntabel.

Baca juga: Lebih Adil dan Transparan! SPMB Surabaya 2026 Hadir dengan Sistem Terintegrasi Adminduk

"SPMB SMP saat ini masih dalam tahapan verifikasi dan validasi data. Kami memastikan seluruh data dan dokumen yang digunakan calon murid telah sesuai dengan ketentuan sebelum memasuki proses pendaftaran," kata Febri sapaan akrabnya, Jumat (12/6/2026).

Ia menjelaskan, verifikasi dilakukan terhadap berbagai dokumen yang diajukan calon murid, mulai data kependudukan, dokumen jalur afirmasi, mutasi, hingga sertifikat prestasi yang akan digunakan dalam proses seleksi. Pemeriksaan dilakukan secara detail untuk memastikan seluruh dokumen memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Menurut Febri, tahapan ini menjadi bagian penting dalam pelaksanaan SPMB karena akan menentukan validitas data yang digunakan pada proses seleksi selanjutnya. Oleh sebab itu, Dispendik Surabaya melakukan pengecekan secara berlapis agar setiap jalur penerimaan dapat berjalan tepat sasaran.

“Pada jalur prestasi misalnya, Dispendik masih melakukan verifikasi terhadap sertifikat perlombaan maupun penghargaan yang diajukan calon murid. Pemeriksaan meliputi keabsahan dokumen, kesesuaian jenis prestasi, hingga rentang waktu perolehan prestasi yang dapat digunakan dalam SPMB tahun ini,” jelasnya.

Baca juga: Dispendik Surabaya Paparkan Skema Perhitungan Jalur Prestasi SPMB 2026/2027

Selain itu, validasi juga dilakukan terhadap data calon murid yang akan mengikuti jalur afirmasi. Langkah tersebut bertujuan memastikan kuota yang disediakan benar-benar dapat dimanfaatkan oleh keluarga yang berhak menerima prioritas layanan pendidikan.

“Dispendik Surabaya juga terus mengoptimalkan layanan pendampingan bagi masyarakat melalui posko SPMB yang dibuka di seluruh SD dan SMP Negeri serta Kantor Dispendik Surabaya. Posko tersebut dapat dimanfaatkan orang tua untuk berkonsultasi maupun memperoleh bantuan teknis selama proses SPMB berlangsung,” ungkapnya.

Febri mengimbau para orang tua memanfaatkan masa uji coba sistem yang akan berlangsung sebelum pendaftaran resmi dibuka. Dengan mencoba sistem lebih awal, masyarakat dapat memastikan data yang dimiliki sudah sesuai sekaligus memahami alur pendaftaran secara menyeluruh.

Baca juga: SPMB Surabaya Terapkan Skema Baru Jalur Prestasi SMP

"Jika ada kendala atau data yang perlu diperbaiki, masyarakat dapat memanfaatkan posko yang telah kami siapkan. Kami ingin memastikan seluruh calon murid memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti proses SPMB dengan baik," ujarnya.

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, proses validasi data jalur afirmasi dan prestasi SMP berlangsung hingga 15 Juni 2026. Setelah itu, Dispendik akan membuka uji coba pendaftaran tahap kedua pada 15–20 Juni 2026 sebelum memasuki tahapan pendaftaran resmi pada masing-masing jalur.

“Melalui sistem yang terintegrasi dan dapat dipantau secara terbuka, Pemkot Surabaya berharap seluruh tahapan SPMB 2026 berjalan lancar, transparan, serta memberikan akses pendidikan yang adil bagi seluruh calon murid di Kota Pahlawan,” pungkasnya. (pn2)

Editor : Wasi

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru