Diburu Polisi, Terduga Pelaku Pungli CFD Berpindah-pindah

avatar pusaran.net

pusaran.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan penanganan dugaan pungutan liar (pungli) di kawasan Car Free Day (CFD) Taman Bungkul terus berlanjut. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, pelaku yang telah teridentifikasi masih dalam proses pencarian dan akan tetap diproses sesuai ketentuan hukum.

Wali Kota Eri mengungkapkan, petugas dari Polrestabes Surabaya bersama tim Siber Polda Jawa Timur telah mendatangi kediaman terduga pelaku. Namun, hingga kini yang bersangkutan belum berhasil ditemui karena masih berpindah-pindah tempat.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Segel 250 Titik Parkir Tak Berizin 

“Dalam dua hari terakhir kami sudah berhasil menemui anaknya dan menyampaikan agar yang bersangkutan segera memenuhi panggilan. Upaya pencarian masih terus dilakukan," ungkap Wali Kota Eri, Kamis (23/7/2026).

Ia menegaskan, proses hukum tidak akan dihentikan meskipun nilai pungutan yang dilakukan relatif kecil. Menurutnya, setiap pelanggaran tetap harus dipertanggungjawabkan agar tidak menjadi kebiasaan.

Baca Juga: 75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin 

"Proses hukum tetap berjalan. Kalau memang ada pertimbangan tertentu sesuai ketentuan yang berlaku, tentu akan dikaji. Tetapi uang yang dipungut harus dikembalikan dan perbuatannya tidak boleh diulangi. Kalau pelanggaran itu kembali dilakukan, proses hukum akan ditegakkan tanpa toleransi," tegasnya.

Wali Kota Eri juga menyampaikan bahwa hingga saat ini aparat masih mendalami apakah dugaan pungli tersebut dilakukan oleh seorang pelaku atau melibatkan kelompok. Berdasarkan hasil penelusuran sementara, praktik pungli yang teridentifikasi hanya terjadi di kawasan CFD Taman Bungkul.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Lanjutkan Pelebaran Jalan Raya Menganti Sepanjang 950 Meter Tahun Ini

"Sampai saat ini masih dalam proses pendalaman, sehingga belum dapat dipastikan apakah dilakukan oleh perorangan atau melibatkan kelompok. Sementara ini yang teridentifikasi hanya terjadi di kawasan CFD Taman Bungkul," pungkasnya. (pn2)

Berita Terbaru