pusaran.net - Proses pencarian korban longsor di Dusun Dukuh Kebonagung, Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, telah resmi usai. Berdasarkan laporan terbaru, empat dari enam korban longsor yang sebelumnya dilaporkan hilang telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
"Iya benar, semua korban longsor telah ditemukan. Mohon tunggu rilis resminya, saat ini tim di lapangan masih proses evakuasi korban terakhir," kata Humas Basarnas Surabaya, Tholeb Vatelehan, dikonfirmasi, Sabtu,( 24/5/2025)
Baca juga: Korban Melawan, Aksi Begal di Jalan Arjuno Surabaya Gagal
Senada juga disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur, Gatot Soebroto, yang menyebut proses pencarian korban longsor telah berakhir. Ini setelah semua korban longsor ditemukan pada sore ini.
"Alhamdulillah, hasil kolaborasi dari semua tim terdiri dari TNI/Polri, Basarnas, BPBD, dan para relawan telah membuahkan hasil yang diharapkan. Enam jenazah korban longsor seluruhnya telah ditemukan," kata Gatot.
Untuk diketahui, total ada enam orang yang terpendam longsor di Trenggalek. Dua diantaranya ditemukan pada hari ketiga pencarian, dan empat sisanya ditemukan hari ini.
Baca juga: 6 Mobil Tabrakan Beruntun di Darmo Surabaya, Satu Terguling
Adapun identitas eempat korban yang baru ditemukan itu adalah bernama Torik, 2, Nitin, 36, Tulus, 65, dan Yatini, 50. Gatot menyebut keempat jenazah itu langsung dibawa ke RSUD di Trenggalek untuk proses visum dan pemeriksaan oleh pihak kepolisian.
"Selanjutnya setelah itu, jenazah akan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," ucapnya
Baca juga: Bus Cahaya Trans Terguling di Tol Krapyak, Belasan Penumpang Tewas
Lebih lanjut, Gatot menjelaskan bahwa penanganan pasca-bencana akan menunggu hasil kajian teknis yang dilakukan oleh tim akademisi, sebagaimana telah disampaikan oleh Gubernur Jawa Timur.
"Kita akan meninjau langkah penanganan selanjutnya berdasarkan hasil kajian akademis tersebut," pungkasnya.(pn3)
Editor : Wasi