pusaran.net - Sebanyak 100 atlet Esport mengikuti turnamen esport “Ini Surabaya” Championship 2026 di Bober Cafe & Komunitas, Jalan Jemursari, Surabaya, Minggu (17/5/2026). Dua cabang game yang dipertandingkan dalam kompetisi tersebut yakni Mobile Legends dan PES 2021.
Ketua panitia, Haris, mengatakan event tersebut sengaja digelar untuk memberikan ruang positif bagi anak muda Surabaya dalam menyalurkan minat dan bakat di dunia esport.
Baca Juga: Surabaya Kembali Raih WTP, Catat 14 Kali Berturut-turut
“Total ada sekitar 100 peserta yang ikut dalam kompetisi tahun ini. Antusiasnya cukup luar biasa, terutama dari komunitas Mobile Legends dan PES,” ujar Haris.
Menurutnya, perkembangan esport saat ini semakin pesat dan telah menjadi bagian dari industri kreatif digital yang diminati generasi muda.
“Kami ingin memberikan ruang bagi para pemain esport di Surabaya untuk menunjukkan kemampuan mereka sekaligus mempererat solidaritas antar komunitas,” katanya.
Dalam turnamen tersebut, panitia menyiapkan total hadiah sebesar Rp.6.400.000 bagi para pemenang. Haris berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin agar mampu melahirkan bibit atlet esport baru dari Surabaya.
Sementara itu, Anggota DPRD Jawa Timur, Fuad Benardi menilai, esport kini telah bertransformasi dari sekadar hiburan digital menjadi industri kreatif yang membuka peluang karier menjanjikan bagi generasi muda.
Baca Juga: RICH Pakal, Kelas Inggris Gratis untuk Anak Diserbu Warga Surabaya
“Esport saat ini bukan hanya hiburan, tetapi juga sudah menjadi industri kreatif yang berkembang pesat. Anak-anak muda harus diberi ruang untuk berkembang secara positif dan kompetitif,” ujar Fuad.
Pria yang menjabat Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana, Kesehatan, Perlindungan Perempuan & Anak DPC PDIP Surabaya ini, menyebut kompetisi esport dapat menjadi solusi strategis untuk menekan kenakalan remaja, seperti tawuran maupun balap liar. Menurutnya, melalui dunia digital, anak muda bisa menyalurkan energi dan kreativitas ke arah yang lebih produktif.
"Turnamen seperti ini juga bisa menjadi wadah untuk menekan kenakalan remaja seperti tawuran maupun balap liar, karena anak-anak muda punya ruang untuk menyalurkan bakat dan kreativitasnya di dunia digital,” lanjut Fuad.
Baca Juga: Buang Rumen Kurban ke Sungai Masih Terjadi
Selain membuka peluang menjadi atlet profesional, esport juga dinilai mampu menciptakan penghasilan mandiri bagi generasi muda. Karena itu, penyelenggaraan turnamen secara rutin diharapkan dapat melahirkan talenta-talenta baru yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga
Kalau kegiatan seperti ini rutin digelar, saya yakin akan lahir talenta-talenta esport baru dari Surabaya yang mampu bersaing hingga tingkat nasional maupun internasional,"pungkasnya. (pn1)
Editor : Wasi