Arif Fathoni Dorong KOHATI-Pemkot Surabaya Bersinergi Perkuat Pemberdayaan Perempuan

avatar pusaran.net

pusaran.net - DPRD Kota Surabaya mendorong kolaborasi antara Korps HMI-Wati (KOHATI) dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam memperkuat program pemberdayaan perempuan dan ketahanan keluarga.

Dorongan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, saat menerima audiensi KOHATI Cabang Surabaya pada Rabu (22/04). Dalam pertemuan itu, turut hadir Anggota Fraksi Golkar DPRD Surabaya, Achmad Nurdjayanto.

Baca Juga: Arif Fathoni Ajak Warga Nobar Final Liga Champions di DPD Golkar : Perkuat Silaturahmi

KOHATI sendiri merupakan badan khusus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang berdiri sejak 17 September 1966 di Solo. Sebagai lembaga semi-otonom, KOHATI berfokus pada pembinaan dan pengembangan kader perempuan (HMI-Wati) dalam dinamika gerakan keperempuanan, dengan tujuan mencetak muslimah yang tangguh, berakhlak, dan berintegritas.

Dalam audiensi tersebut, KOHATI menyampaikan komitmennya untuk terlibat aktif dalam program-program Pemkot Surabaya, khususnya yang menyasar perempuan dan generasi muda.

Arif Fathoni menilai, keterlibatan mahasiswi menjadi elemen penting dalam memperluas jangkauan program pemerintah di tengah masyarakat.

Baca Juga: Golkar Jatim Konsolidasi Total, Siapkan Kader Muda dan Perempuan Rebut Pemilih

“Kolaborasi ini penting agar program pemberdayaan perempuan tidak hanya berjalan secara struktural, tetapi juga menyentuh langsung masyarakat melalui pendekatan yang lebih dekat,” ujarnya.

Salah satu program yang didorong untuk dikolaborasikan adalah sosialisasi pranikah bagi pasangan muda. Program ini dinilai strategis dalam membangun kesiapan mental, kesehatan, serta ketahanan keluarga sejak dini.

Selain itu, DPRD Surabaya juga mendorong peran KOHATI dalam program pendampingan perempuan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB).

Baca Juga: Sejarah Baru, Golkar Jatim Gelar Pelantikan DPD Secara Serentak

Sementara itu, Achmad Nurdjayanto menambahkan bahwa sinergi antara organisasi mahasiswa dan pemerintah daerah dapat memperkuat efektivitas program sosial, terutama dalam menjangkau kelompok muda.

" ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara DPRD, Pemkot Surabaya, dan organisasi perempuan muda, dengan harapan dapat melahirkan kolaborasi konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat" pungkasnya.(pn2)

Berita Terbaru