pusaran.net - Pemkot Surabaya bersama jajaran samping bersiap menggelar razia kos-kosan pekan depan. Sasarannya: pasangan bukan suami istri yang tinggal bersama.
Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan langkah ini dipicu kasus mutilasi keji yang dilakukan AM (24) terhadap kekasihnya TAS (25) hingga 554 potongan di kamar kos Lidah Wetan.
Baca Juga: Hotline "Lapor Cak Eri" Terima 87 Aduan Iuran Kampung
Saat ini terdapat 6.398 kos di Surabaya. Pemkot memastikan sudah mengantongi seluruh datanya.
“Data sudah ada. Insyaallah setelah Kampung Pancasila rampung akhir pekan ini, minggu depan razia langsung jalan,” ujar Eri.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Surabaya Achmad Zaini menegaskan, razia ini menyusul kasus mutilasi di Lidah Wetan yang melibatkan pasangan kumpul kebo.
Baca Juga: Bayi Lahir di Surabaya Langsung Dapat Tiga Dokumen Adminduk Gratis
“Kos yang terlalu bebas rawan jadi tempat kumpul kebo, narkoba, hingga prostitusi online,”pungkasnya.
Pemkot Surabaya memastikan operasi yustisi akan digencarkan di seluruh wilayah. Pemilik kos pun diminta lebih selektif agar tidak berubah fungsi jadi tempat maksiat atau persembunyian pelaku kejahatan.
Baca Juga: Mahasiswa UINSA Desak Rektor Definitif
Editor : Wasi