Demo Mahasiswa di Polrestabes Surabaya Ricuh

avatar pusaran.net

pusaran.net – Aksi unjuk rasa mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya bersama sejumlah elemen masyarakat di depan Mapolrestabes Surabaya berujung ricuh, Sabtu (30/8/2025) sekitar pukul 16.55 WIB.

Seorang pedagang soto ayam asal Kapasan, Rahmat, yang biasa mangkal di sekitar lokasi, menyebut ada seorang anak kecil ditangkap polisi lantaran menyalakan petasan di tengah aksi. “Satu anak kecil yang menyalakan petasan saat demo tadi ditangkap polisi di depan Polrestabes Surabaya,” ungkapnya.

Baca Juga: Surabaya Kembali Raih WTP, Catat 14 Kali Berturut-turut

Rahmat juga mengatakan, kericuhan bukan dipicu dari barisan mahasiswa ITS. “Kericuhan diduga dilakukan massa bukan dari mahasiswa. Mereka melemparkan batu, kayu hingga petasan ke dalam Polrestabes Surabaya,” jelasnya.

Ketegangan pecah sesaat setelah pejabat Polrestabes Surabaya menyampaikan pernyataan di depan barisan mahasiswa. Dari arah peserta aksi, salah satu koordinator lapangan (korlap) menegaskan jika kerusuhan terjadi, maka itu ulah penyusup. “Dan itu bukan barisan kami, dari mahasiswa,” teriaknya.

Baca Juga: RICH Pakal, Kelas Inggris Gratis untuk Anak Diserbu Warga Surabaya

Dalam orasi, mahasiswa ITS juga menuntut agar sekitar 40–50 rekannya yang disebut masih ditahan di Polrestabes segera dibebaskan. “Bebaskan kawan kami. Bebaskan kawan kami,” teriak massa sembari melemparkan bunga ke arah gerbang Mapolrestabes.

Kawan kita ada di dalam. Ditahan. Padahal dia bukan penjahat. Kita minta tolong kawan-kawan kami dibebaskan, lanjut salah satu korlap. Ia menegaskan seharusnya aparat melindungi rakyat, bukan menahan mereka.

Baca Juga: Buang Rumen Kurban ke Sungai Masih Terjadi

Situasi makin panas setelah polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa aksi. Hingga pukul 17.00 WIB, kondisi di depan Polrestabes Surabaya masih belum kondusif, sementara sejumlah remaja yang diduga provokator diamankan petugas. (pn3).

Berita Terbaru