pusaran.net – Di tengah padatnya jadwal latihan, derap langkah tegas para anggota Paskibraka Kota Surabaya seakan melunak sore itu. Tepat di lantai 3 , hotel Leedon Jl. Jaksa Agung Suprato, Surabaya, senyum sumringah dan mata berkaca-kaca menyambut kedatangan orang tua mereka.
Bagi banyak anggota Paskibraka, pertemuan ini adalah obat rindu setelah berhari-hari berlatih jauh dari keluarga. Pelukan erat menjadi bahasa tanpa kata, menyampaikan betapa besar rindu yang terpendam.
Baca Juga: Surabaya Kembali Raih WTP, Catat 14 Kali Berturut-turut
Allycha Rasendria, siswi kelas XI, SMKN 4 Surabaya, tak kuasa menahan air mata saat bertemu ibunya. Belaian dan usapan air mata dipipinya, upaya menahan kerinduan.
“Rasanya lega sekali, bisa melihat Ibu. Latihan memang melelahkan, tapi dukungan keluarga membuat saya kuat,” ujarnya dengan suara bergetar, Minggu (10/8/2025).
Sebagian orang tua datang membawa makanan kesukaan anaknya, berharap bisa memberi sedikit kenyamanan sebelum sang putra-putri menjalankan tugas besar mengibarkan bendera merah putih pada 17 Agustus mendatang.
Baca Juga: RICH Pakal, Kelas Inggris Gratis untuk Anak Diserbu Warga Surabaya
Terpisah, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Surabaya, Tundjung Iswandaru menyampaikan, Pusdiklat Paskibraka Kota Surabaya 2025 akan berlangsung mulai 4 - 18 Agustus 2025, pukul 06.00 - 21.00 WIB.
“Tempat latihan akan dilakukan di Halaman Balai Kota Surabaya. Pusdiklat Paskibraka 2025, diikuti oleh 48 putra dan 49 putri,” kata Tundjung.
Baca Juga: Buang Rumen Kurban ke Sungai Masih Terjadi
Suasana pun bercampur antara tawa, tangis, dan doa. Para orang tua tak henti mengingatkan anak-anak mereka untuk menjaga kesehatan dan fokus berlatih.
Begitu waktu kunjungan habis, perpisahan kembali diwarnai air mata, namun juga dengan janji: bertemu lagi pada momen bersejarah saat Sang Saka Merah Putih berkibar di langit Surabaya. (pn1
Editor : Wasi