pusaran.net - Menurut data BPBD Jatim dan Basarnas Surabaya, Tim SAR telah berhasil mengevakuasi 10 jasad korban. Diantaranya adalah 7 penumpang mobil inova dan 3 penumpang mobil pick up dalam bencana tanah longsor di jalur Cangar Pacet menuju Kota Batu.
Hal itu, dikatakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada wartawan disela kunjungan di Banyuwangi, Jumat (4/4/2025).
Baca Juga: Gambes Mania Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Donasikan 100 Persen Keuntungan Tiket
"Semua korban telah berhasil dievakuasi. Operasi pencarian korban longsor telah ditutup. Terima kasih kepada tim gabungan SAR yang telah melakukan proses pencarian dan evakusasi,” katanya
Gubernur Khofifah juga mendoakan agar keluarga yang ditingglkan, selalu diberi kesabaran dan kekuatan dengan adanya ujian bencana ini.
"Semoga keluarga diberi ketabahan, dan almarhum/almarhumah diberi tempat yang layak di sisi Allah SWT," ucapnya sembari membaca Al-Fatihah.
Baca Juga: Peduli Korban Gempa NTT, SIER Salurkan Bantuan Rp423 Juta
Khofifah juga meminta agar UPT Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo untuk melakukan penutupan sementara Objek Wisata Pemandian Air Panas Cangar, Coban Watu Ondo, Coban Watu Lumpang dan Wisata Panorama Petung Sewu.
"Obyek wisata ini ditutup mulai tanggal 3 April 2025 sampai batas waktu yang belum ditentukan,"kata Khofifah
Baca Juga: Sebelum Kick-off, Pemain dan Penonton Soekarno Cup 2026 Hening Cipta untuk Korban Gempa Flores
Penutupan ini dilakukan, lanjut Khofifah, sebagai langkah mitigasi bencana dengan mempertimbangkan adanya cuaca ekstrim, hujan deras dan potensi longsor di sepanjang Jalan Raya Pacet Cangar.
"Penututupan guna mitigasi bencana dengan pertimbangkan cuaca,"lanjutnya.(pn3).
Editor : Wasi