pusaran.net - Aksi pencurian dengan modus berpura-pura menjadi pembeli terjadi di sebuah toko kelontong sekaligus penjual makanan kucing di Jalan Banyuurip Wetan V/92, Surabaya, Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 09.27 WIB.
Pelaku yang datang seorang diri menggunakan sepeda motor nekat mengambil dua dos minyak goreng yang berada di depan toko. Aksi tersebut terekam kamera CCTV.
Baca juga: Era AI, ASN Surabaya Dituntut Tak Sekadar Kuasai Teknologi
Najwa (22), karyawan toko, mengatakan pelaku awalnya datang dengan berpura-pura hendak membeli makanan kucing.
"Awalnya beli makanan kucing, yang orange 10 dan hijau 10. Katanya untuk membantu anaknya berjualan," ujar Najwa saat ditemui di lokasi.
Saat pemilik toko menyiapkan pesanan, pelaku kemudian menanyakan stok minyak goreng. Namun, sebelum dilayani, pelaku justru mengambil sendiri dua dos minyak goreng dan membawanya menuju sepeda motor.
Pemilik toko sempat mengingatkan pelaku agar membayar barang tersebut. Namun, karena sedang fokus menyiapkan pesanan makanan kucing, perhatian pemilik toko akhirnya teralihkan.
Pelaku kemudian membawa dua dos minyak goreng ke motornya dan meninggalkan lokasi tanpa melakukan pembayaran.
"Katanya mau ambil uang, tapi sampai sekarang tidak kembali," ungkap Najwa.
Baca juga: Dari Feeling ke Data, AI Bikin Roasting Makin Presisi.
Dari rekaman CCTV, pelaku diketahui menggunakan sepeda motor Honda Beat berwarna putih. Namun, nomor polisi kendaraan tidak terlihat dengan jelas.
Najwa mengaku tidak mengenal pelaku. Meski demikian, berdasarkan informasi yang diterimanya, seseorang dengan ciri-ciri serupa diduga pernah melakukan aksi pencurian minyak goreng di toko tersebut beberapa bulan sebelumnya.
Akibat kejadian itu, toko mengalami kerugian sekitar Rp500 ribu. Kerugian tersebut bahkan harus ditanggung oleh Najwa.
"Sudah saya nombok Rp500 ribu dan dibayar langsung," katanya.
Baca juga: Bunda Rini Ajak Orang Tua Jadi Teman Curhat Anak
Pasca kejadian, pemilik toko mengingatkan karyawan agar lebih waspada ketika melayani pembeli, terutama saat harus menangani beberapa pesanan sekaligus.
Hingga kini, kasus tersebut belum dilaporkan ke polisi. Rekaman CCTV masih disimpan dan diharapkan dapat membantu mengungkap identitas pelaku apabila kasus tersebut ditindaklanjuti.
"Katanya pelaku sudah dua kali curi dos minyak di toko ini," pungkas Najwa. (pn1)
Editor : Wasi